Penggunaan Dinar Picu Soal Ringgit di Perbatasan, Ini Jawaban BI

Senin, 08 Februari 2021 - 17:30 WIB
loading...
Penggunaan Dinar Picu...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gara-gara penangkapan Zaim Saidi, inisiator penggunaan dinar-dirham di Pasar Muamalah Depok , penggunaan mata uang ringgit di daerah perbatasan pun jadi sorotan. Menanggapi itu, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menyatakan bahwa pihaknya selama ini terus melakukan edukasi penggunaan rupiah di daerah terdepan terpencil dan terluar (3T), termasuk untuk daerah perbatasan.

"Kami menyebarkan menyebarkan informasi mengenai Kewajiban penggunaan uang rupiah sebagai alat pembayaran yang sah. Kemudian rupiah sebagai simbol kedaulatan negara dan ciri-ciri keaslian uang rupiah. Edukasi ini dilakukan BI sendiri maupun bekerja sama denganperbankan," ujar Erwin saat dihubungi MNC Portal Indonesia hari ini (8/2) di Jakarta. ( Baca juga:Heboh Pasar Muamalah, Muhammadiyah Angkat Bicara )

Dia juga menegaskan dalam ranah penegakan hukum, kewajiban penggunaan uang rupiah juga memiliki sanksi. Pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, untuk kebutuhan wilayah 3T termasuk lintas batas negara, pemenuhan dilakukan langsung oleh BI melalui kegiatan kas keliling serta bekerja sama dengan perbankan. Antara lain melalui kegiatan kas titipan dan loket penukaran uang rupiah di Pos Lintas Batas Negara-PLBN dengan dukungan Badan Nasional Pengelola Perbatasan-BNPP. ( Baca juga:Kwik Kian Gie Ketakutan, Pemerintah Diminta Tertibkan Buzzer )

"Khusus untuk daerah terluar, BI juga melakukan kerja sama dengan TNI AL untuk distribusi uang rupiah layak edar," katanya.

Terakhir, Bank Indonesia selalu memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk wilayah perbatasan dengan jenis pecahan dan nominal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Jaga Rupiah, BI Perketat...
Jaga Rupiah, BI Perketat Aturan Transaksi Valas per Juni 2026
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Rekrutmen 3.053 Guru...
Rekrutmen 3.053 Guru PPPK Sekolah Rakyat Dibuka 8 Juni 2026, Lengkapi Persyaratan Ini
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved