Roadmap Pengembangan Bank Hadir Demi Selamat dari Pandemi, OJK Ungkap Poin Pentingnya

Kamis, 18 Februari 2021 - 18:17 WIB
loading...
Roadmap Pengembangan...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) 2020-2025 yang merupakan turunan Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia 2021-2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) meresmikan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) 2020-2025 yang merupakan turunan Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia 2021-2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana mengatakan, beberapa poin dalam roadmap ini akan mengatur permodalan bank, revolusi layanan digital di perbankan, perubahan transaksi ke arah virtual. Harapannya ini akan mengakselerasi bisnis di perbankan secara masif.

"Dua tahun ini akan jadi tantangannya sangat besar dan bersamaan. Ada perubahan ekosistem dan pandemi Covid juga belum tahu kapan akan berakhir," ujar Heru dalam peluncuran Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Baca Juga: Siap-siap! Wimboh Minta Pekerja Jasa Keuangan Harus Ikut Pelatihan dan Sertifikasi

Pihaknya melihat di tengah perlambatan kredit 2020 kredit tahun ini diyakini akan meningkat dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Secara konservatif, pertumbuhan demand kredit di triwulan ini diharapkan mendorong kredit tumbuh mencapai 7-9%. Ini bila semua berjalan dengan baik, ditambah dengan vaksinasi yang baik, Covid-19 diatasi dengan baik, demand kredit dan likuiditas terjaga.

"Kami juga bersiap bila semua faktor berjalan lambat, tidak bisa memitigasi dampak Covid19, lalu demand kredit belum baik, sektor riil belum pulih. Perkiraan minimalnya kredit masih bisa tumbuh 4-4,5%," katanya.

Dia juga menambahkan, OJK tetap memperhatikan hal yang perlu diatasi khususnya jurang selisih antara kredit yang masih minus dan pertumbuhan DPK. "Ini jadi perhatian kita dan perbankan terus membuat mitigasi terhadap berbagai tantangan," lanjutnya.

Baca Juga: Kebijakan Restrukturisasi Kredit OJK Dianggap Ibarat Bom Waktu

Heru juga melihat berbagai tantangan, dalam jangka pendek sangat krusial, seperti pemulihan ekonomi. Ini tantangan jangka pendek yang perlu diatasi bersama dengan potensi kebijakan stimulus, dan perpanjangan POJK Nomor 11. "Kita terus mitigasi dampak dari restrukturisasi kredit. Volatilitas pasar keuangan jangka pendek juga kita cermati," terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
MNC Sekuritas Borong...
MNC Sekuritas Borong 3 Penghargaan di 15th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2026
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Rekomendasi
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
Inilah Makhluk yang...
Inilah Makhluk yang Kemungkinan Bisa Selamat dari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved