Diskon PPnBM Kendaraan Dikomandoi Airlangga, Buruh: Sungguh Ini Cegah PHK Massal!
Jum'at, 19 Februari 2021 - 07:26 WIB
loading...
Relaksasi Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor yang dikomandoi Menko Airlangga, menurut buruh bisa menekan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor otomotif. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kebijakan relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor akan menjadi langkah yang tepat. Kebijakan pemerintah ini diharapkan mampu menggairahkan kembali pasar otomotif di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: PPnBM Dipangkas demi Industri Mobil
Relaksasi yang dikomandoi Menteri Koordinatir (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto tersebut dinilai buruh dapat meningkatkan penjualan atau serapan hasil industri kendaraan. Kebijakan itu selanjutnya bisa menekan angka pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di sektor otomotif pada masa pandemi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Iswan Abdullah. "Kebijakan ini akan memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi dan tentunya secara tidak langsung kebijakan pemerintah ini sesungguhnya dapat mencegah atau paling tidak mengurangI terjadinya PHK di sektor-sektor tersebut," kata Iswan kepada media di Jakarta.
Iswan menambahkan, kebijakan tersebut akan lebih efektif lagi jika pemerintah juga memberikan kepastian suku bunga kredit kepemilikan kendaraan. Kredit ini berguna untuk mendongkrak daya beli masyarakat.
"Kalau pemerintah juga membarengi PPnBM ini dengan kepastian suku bunga kepemilikan atas barang mewah itu rendah, tentu akan memberikan peningkatan penjualan," jelas Iswan.
Baca Juga: PPnBM Dipangkas demi Industri Mobil
Relaksasi yang dikomandoi Menteri Koordinatir (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto tersebut dinilai buruh dapat meningkatkan penjualan atau serapan hasil industri kendaraan. Kebijakan itu selanjutnya bisa menekan angka pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di sektor otomotif pada masa pandemi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Iswan Abdullah. "Kebijakan ini akan memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi dan tentunya secara tidak langsung kebijakan pemerintah ini sesungguhnya dapat mencegah atau paling tidak mengurangI terjadinya PHK di sektor-sektor tersebut," kata Iswan kepada media di Jakarta.
Iswan menambahkan, kebijakan tersebut akan lebih efektif lagi jika pemerintah juga memberikan kepastian suku bunga kredit kepemilikan kendaraan. Kredit ini berguna untuk mendongkrak daya beli masyarakat.
"Kalau pemerintah juga membarengi PPnBM ini dengan kepastian suku bunga kepemilikan atas barang mewah itu rendah, tentu akan memberikan peningkatan penjualan," jelas Iswan.
Lihat Juga :