Antisipasi Kuota Dibuka, Jamaah Haji Prioritas Dapat Jatah Vaksin
Senin, 22 Februari 2021 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Menurut perhitungan, sisanya ada sekitar 3 ribuan orang. Untuk petugas sendiri kuotanya 2 ribuan, yang berarti ada 1 ribu lebih yang belum terverifikasi. "Ini mungkin masih update data kependudukan, seperti nama, alamat lengkap, dan data lainnya masih dalam tahap verifikasi di Kemenag," tambah Farid.
Baca Juga: Darmizal: SBY Lah yang Mengambil Alih Demokrat dari Pendirinya
Untuk jamaah haji reguler, dia menegaskan bahwa pemerintah yang berhak memberikan statement bagi masyarakat. Amphuri hanya memberikan kepada jamaah haji khusus sesuai ketentuan pemerintah. "Dari 158 ribu yang sudah divalidasi, tentunya di hari biasa totalnya sekitar 148 ribu," ucapnya.
Untuk mekanisme prioritas, berdasarkan hasil pertemuan AMPHURI dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, kriterianya akan diumumkan langsung oleh Yaqut pada tanggal 8 Maret mendatang.
"Tentunya ini menunggu pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi. Pemerintah, dalam hal ini Kemenag, membentuk tim khusus penanganan haji yang akan memverifikasi data jamaah berdasarkan usia, kesehatan, dan pertimbangan lainnya," pungkasnya.
Baca Juga: Darmizal: SBY Lah yang Mengambil Alih Demokrat dari Pendirinya
Untuk jamaah haji reguler, dia menegaskan bahwa pemerintah yang berhak memberikan statement bagi masyarakat. Amphuri hanya memberikan kepada jamaah haji khusus sesuai ketentuan pemerintah. "Dari 158 ribu yang sudah divalidasi, tentunya di hari biasa totalnya sekitar 148 ribu," ucapnya.
Untuk mekanisme prioritas, berdasarkan hasil pertemuan AMPHURI dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, kriterianya akan diumumkan langsung oleh Yaqut pada tanggal 8 Maret mendatang.
"Tentunya ini menunggu pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi. Pemerintah, dalam hal ini Kemenag, membentuk tim khusus penanganan haji yang akan memverifikasi data jamaah berdasarkan usia, kesehatan, dan pertimbangan lainnya," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :