35% Penerima Kartu Prakerja Telah Kembali Bekerja dan Berwirausaha
Rabu, 24 Februari 2021 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, 2% adalah mantan pekerja migran Indonesia, 2% penerima berasal dari kabupaten tertinggal, 45 % adalah perempuan dan 25 % pesertanya belum terinklusi secara keuangan.
Selain itu, Menko Airlangga menegaskan bahwa penerima Kartu Prakerja terdistribusi secara merata dan proporsional di 514 kabupaten dan kota dari 34 provinsi di Indonesia.
"Dengan 3 provinsi terbanyak yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI serta 3 Provinsi lain sudah bisa menjangkau Papua Barat, Papua, dan Maluku Utara," ujarnya.
Baca Juga: Klaim Kartu Prakerja Sebagai Pionir Ekosistem Pelatihan Kerja
Menurut Airlangga ada 3 kunci sukses dari Program Kartu Prakerja ini salah satunya adalah karena dilakukannya inovasi di berbagai lini. Salah satunya adalah program dilakukan secara langsung, tanpa perantara, transparan, akuntabel dengan kecepatan dan skala luas.
"Sejak awal program didesain dengan mindset sebagai produk. Agar diterima, preferensi dan suara konsumen kita dengar dan kanal komunikasi dibuka. Penerima Kartu Prakerja adalah pengambil keputusan, yang bebas memilih pelatihan, platform digital, atau mitra pembayaran, tanpa adanya intervensi," tambahnya.
Selain itu, Menko Airlangga menegaskan bahwa penerima Kartu Prakerja terdistribusi secara merata dan proporsional di 514 kabupaten dan kota dari 34 provinsi di Indonesia.
"Dengan 3 provinsi terbanyak yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI serta 3 Provinsi lain sudah bisa menjangkau Papua Barat, Papua, dan Maluku Utara," ujarnya.
Baca Juga: Klaim Kartu Prakerja Sebagai Pionir Ekosistem Pelatihan Kerja
Menurut Airlangga ada 3 kunci sukses dari Program Kartu Prakerja ini salah satunya adalah karena dilakukannya inovasi di berbagai lini. Salah satunya adalah program dilakukan secara langsung, tanpa perantara, transparan, akuntabel dengan kecepatan dan skala luas.
"Sejak awal program didesain dengan mindset sebagai produk. Agar diterima, preferensi dan suara konsumen kita dengar dan kanal komunikasi dibuka. Penerima Kartu Prakerja adalah pengambil keputusan, yang bebas memilih pelatihan, platform digital, atau mitra pembayaran, tanpa adanya intervensi," tambahnya.
(akr)
Lihat Juga :