Geger Investasi Jabon, Satgas Investasi Siap Tindaklanjuti

Kamis, 25 Februari 2021 - 16:28 WIB
loading...
Geger Investasi Jabon,...
Satgas Waspada Investasi menyatakan siap menindaklanjuti kasus dugaan investasi bodong jati kebon oleh PT Global Agrobisnis. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Satgas Waspada Investasi (SWI) menegaskan siap menindaklanjuti kasus dugaan investasi bodong jati kebon (Jabon) oleh PT Global Agrobisnis (GAB). Saat ini, dugaan praktik investasi jabon bodong ini ditangani penyidik Mabes Polri.

Perusahaan ini disebut merugikan banyak orang. Diperkirakan, jumlah uang yang disetor masyarakat ke rekening perusahaan mencapai Rp378 miliar dari sekitar 123 ribu mitranya. Dirut PT Global Media Nusantara (GMN) Wira Pradana selaku induk perusahaan PT GAB berjanji kooperatif.

Baca Juga: Dugaan Investasi Bodong Mulai Ditangani Mabes Polri, Dirut PT GAB: Kami Akan Kooperatif

Ketua Tim Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing mengaku hingga saat ini belum pernah menangani entitas tersebut. Namun apabila ada laporan mengenai kegiatan investasi bisa saja diklarifikasi ke Satgas apabila tidak ada izinnya.

"Karena pengawasan seharusnya dilakukan oleh pemberi izin," ujar Tongam saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Ramainya kasus tersebut menyusul laporan nasabah PT GAB kepada Mabes Polri yang dijadwalkan mulai melakukan proses berita acara pemeriksaan (BAP) kepada perwakilan nasabah.

Keterangan dari PT GMN dan PT GAB selama ini tidak lepas tangan atas permasalahan yang membelit usahanya. Perusahaannya terus mencari solusi atas bisnis jabon yang tidak sesuai ekspektasi awal.

Dalam perjanjian awal investasi itu, pihak perusahaan mematok harga satu pohon bibit jabon Rp350.000. Omzet yang masuk Rp378 miliar, seharusnya ada 1.080.000 pohon jabon yang ditanam dan panen dalam waktu lima tahun. Namun sampai batas waktu yang ditunggu, belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Waspada Investasi Bodong Wira mengaku, awalnya, pihaknya berpatokan nilai proyeksi hasil pohon jabon dari literatur dan penelitian yang beredar di banyak media sekitar tahun 2011-2012. Ternyata proyeksi tersebut jauh dari kenyataan. Kekecewaan ini dialami hampir untuk semua penanam jabon.

Namun investasi ini dijanjikan masih bisa memberikan keuntungan kepada nasabah. Asalkan hasil kayunya dijual dalam bentuk produk jadi, bukan dijual dalam bentuk kayu log tegakan.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
OJK Berangus 1.556 Pinjol...
OJK Berangus 1.556 Pinjol Ilegal dan Blokir 285 Investasi Bodong
Sindikat Investasi Bodong...
Sindikat Investasi Bodong Morgan Asset Terbongkar, Rugikan Korban Rp18 Miliar
1.332 Entitas Keuangan...
1.332 Entitas Keuangan Ilegal Diblokir di Awal 2025, Ada Pinjol, hingga Investasi Bodong
Tips MotionTrade: 3...
Tips MotionTrade: 3 Tips Bedakan Investasi Bodong dan Investasi Legal
Waspada! Beredar Penipuan...
Waspada! Beredar Penipuan Berkedok Investasi Saham di KCIC
KPK Pamer Uang Rampasan...
KPK Pamer Uang Rampasan Rp300 Miliar: Dititipkan ke Rekening Penampungan
Mantan Dirut IIM Ekiawan...
Mantan Dirut IIM Ekiawan Heri Divonis 9 Tahun Penjara
Curi Barang Bukti Investasi...
Curi Barang Bukti Investasi Bodong, Mantan Jaksa Kejari Jakbar Divonis 7 Tahun
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Berita Terkini
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved