Ini Biang Kerok Pengembangan Panas Bumi Akan Begini-begini Aja
Senin, 01 Maret 2021 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, pemerintah harus hadir untuk menjembatani dan mencari solusi terkait disparitas harga ini. Pasalnya, pemanfaatan panas bumi di Indonesia tidak hanya menjadi strategi dalam mengejar target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025, tetapi juga mendorong terwujudnya ketahanan dan kemandirian energi di dalam negeri.
"Kita sudah punya sumber daya yang cukup besar dan energi yang sangat andal. Kalau tidak ada terobosan yang luar biasa kita akan begini terus," jelasnya.
Baca Juga: Catat! Holding Panas Bumi Ditargetkan Rampung 2021
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, selain masalah disparitas harga, kebanyakan dari energi panas bumi berada di dalam hutan lindung. Untuk itu, perlu pemahaman dari masyarakat terkait pengembangan energi panas bumi ini.
"Seperti gagasan mengembangkan panas bumi di Bali yang tidak kunjung terealisasi karena berbenturan dengan budaya di sana. Ini jadi keunikan panas bumi di Indonesia yang harus kita selesaikan sehingga masyarakat bisa mengetahui secara pasti bahwa panas bumi tidak merusak lingkungan," tandasnya.
"Kita sudah punya sumber daya yang cukup besar dan energi yang sangat andal. Kalau tidak ada terobosan yang luar biasa kita akan begini terus," jelasnya.
Baca Juga: Catat! Holding Panas Bumi Ditargetkan Rampung 2021
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, selain masalah disparitas harga, kebanyakan dari energi panas bumi berada di dalam hutan lindung. Untuk itu, perlu pemahaman dari masyarakat terkait pengembangan energi panas bumi ini.
"Seperti gagasan mengembangkan panas bumi di Bali yang tidak kunjung terealisasi karena berbenturan dengan budaya di sana. Ini jadi keunikan panas bumi di Indonesia yang harus kita selesaikan sehingga masyarakat bisa mengetahui secara pasti bahwa panas bumi tidak merusak lingkungan," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :