Diskon Pajak Mobil Baru, Apa Dampaknya Bagi Perusahaan Pembiayaan?

Jum'at, 05 Maret 2021 - 10:37 WIB
loading...
Diskon Pajak Mobil Baru,...
Kebijakan diskon pajak untuk mobil yang baru dikeluarkan pemerintah diyakini akan berpengaruh terhadap bisnis pembiayaan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk menggelontorkan insentif baru berupa diskon tarif PPnBM untuk kendaraan bermotor segmen kubikasi di bawah 1.500 cc dengan kategori sedan (lokal 70%) dan roda berpenggerak 4x2.

Kebijakan tersebut berlaku per 1 Maret 2021 ini. Diskon PPnBM ini menggunakan skema ditanggung pemerintah (DTP), dengan besaran diskon sebesar 100% pada bulan pertama. Artinya, pada tiga bulan pertama kebijakan ini berlaku, maka pada setiap pembelian mobil baru di bawah 1.500 cc digratiskan PPnBM.

Baca Juga: Insentif Pajak Mobil dan Rumah Sudah Lama Dinanti, Pemulihan Ekonomi Akan Lebih Cepat

Untuk tiga bulan berikutnya, besaran diskon yang diberikan sebesar 70%, dan tiga bulan terakhir sebesar 50%. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang sudah lama mendambakan untuk memiliki kendaraan roda 4, selain bebas pajak yang tentunya membuat harga menjadi miring, sistem perekonomian juga digenjot keras oleh pihak pemerintah agar pabrik-pabrik mobil tetap memproduksi dengan normal dan pastinya menyelamatkan banyak tenaga kerja yang nyaris di PHK akibat pandemi.

Namun kebijakan ini apakah juga menguntungkan banyak pihak? Seperti contohnya dari sisi perusahaan pembiayaan dan leasing. Pada masa pandemi, banyak sekali tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan, dan tidak sedikit yang mencoba peruntungan untuk berbisnis, tentu peran perusahaan pembiayaan dan leasing menjadi salah satu penolong.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Menyatukan Pembiayaan...
Menyatukan Pembiayaan Aset Bergerak dalam Strategi Pemasaran Digital
Perkuat Literasi Keuangan,...
Perkuat Literasi Keuangan, Mahasiswa Diajak Pahami Konsep Pembiayaan Bertanggung Jawab
ACC Luncurkan Mobile...
ACC Luncurkan Mobile Branch, Tingkatkan Pembiayaan di 2026
Adrian Cheng Luncurkan...
Adrian Cheng Luncurkan ALMAD Group, Siapkan Strategi Investasi di Ruang Digital
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap, Simak Jadwal dan Besarannya
Rekomendasi
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Kemendikdasmen Siapkan...
Kemendikdasmen Siapkan Lulusan SMK Hadapi Era Robotika, Prospek Karier Menjanjikan
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
BYD, Perusahaan Mobil...
BYD, Perusahaan Mobil Asal China yang Kalahkan Tesla
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved