50% Energi Terbarukan di Indonesia Berasal dari Matahari
Senin, 08 Maret 2021 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuturkan, untuk menghadapi tantangan tersebut, pihaknya melakukan terobosan dengan mengombinasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan PLTS.
"Kita sendiri sudah mencoba PLTS di atas waduk. Waduk-waduk yang punya PLTA ini bisa dikombinasikan dengan PLTS. Siangnya pakai surya, malamnya pakai air. Itu sudah kita petakan," tuturnya.
Baca juga: Harga Cabai Kian Ham-Ham, Pemerintah Tak Perlu Kepedasan
Menurut dia, potensi energi yang bisa dihasilkan mencapai 2.000 GW. Sementara hanya 5% dari permukaan waduk yang digunakan untuk kebutuhan energi agar tidak memberikan dampak terhadap biota yang ada di sana.
"Kalau kita hitung semua, kita masih punya potensi hampir 20.000 MW. Cuma lokasi waduk-waduk ini jauh. Ini memang jadi tantangan. Paling penting ada respons demand-nya supaya masuk pada skala-skala yang ekonomis. Langkah-langkah ini yang sedang kita petakan," jelasnya.
"Kita sendiri sudah mencoba PLTS di atas waduk. Waduk-waduk yang punya PLTA ini bisa dikombinasikan dengan PLTS. Siangnya pakai surya, malamnya pakai air. Itu sudah kita petakan," tuturnya.
Baca juga: Harga Cabai Kian Ham-Ham, Pemerintah Tak Perlu Kepedasan
Menurut dia, potensi energi yang bisa dihasilkan mencapai 2.000 GW. Sementara hanya 5% dari permukaan waduk yang digunakan untuk kebutuhan energi agar tidak memberikan dampak terhadap biota yang ada di sana.
"Kalau kita hitung semua, kita masih punya potensi hampir 20.000 MW. Cuma lokasi waduk-waduk ini jauh. Ini memang jadi tantangan. Paling penting ada respons demand-nya supaya masuk pada skala-skala yang ekonomis. Langkah-langkah ini yang sedang kita petakan," jelasnya.
(ind)
Lihat Juga :