Jadi Ujung Tombak, AAJI Genjot Jumlah dan Profesionalisme Agen
Selasa, 09 Maret 2021 - 12:37 WIB
loading...
Peranan agen diakui sangat krusial bagi industri asuransi jiwa. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sebagai ujung tombak dari industri asuransi jiwa, peranan agen diakui sangat krusial. Tak hanya dalam mendorong pertumbuhan industri, namun juga untuk memberikan pemahaman yang tepat akan kebutuhan proteksi kesehatan dan finansial masyarakat.
"Kami di AAJI telah menjalankan beberapa kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah keagenan dan profesionalisme mereka. Satu hal yang kami banggakan adalah meningkatnya jumlah agen Indonesia di ajang Million Dollar Round Table (MDRT) sebesar 12% dari tahun sebelumnya dengan angka pencapaian sebanyak 2.745 agen," ujar Kepala Departemen Komunikasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Nini Sumohandoyo dalam konferensi pers virtual AAJI di Jakarta, Selasa (9/3/2021).
Baca Juga: Tren Pembayaran Klaim Nasabah Asuransi Jiwa Meningkat di Kuartal IV 2020
Pencapaian ini membawa Indonesia masuk ke urutan 8 top member seluruh dunia. MDRT sendiri merupakan asosiasi global dan independen yang anggotanya mempunyai profesionalisme luar biasa, serta mampu menunjukkan layanan terbaik bagi nasabahnya.
"Era dimana semuanya serba digital ini sangat membantu agen dalam memasarkan produk asuransi, apalagi ditambah relaksasi yang diberikan oleh OJK terkait pemasaran PAYDI secara digital," ungkapnya.
Para agen/tenaga pemasar juga dapat menggunakan media sosial mereka sebagai channel edukasi dan peningkatan pemahaman (literasi) nasabah. Dengan semakin banyak agen yang profesional dan berkualitas maka akan semakin banyak nasabah yang mendapatkan pelayanan yang berkualitas. "Semangat inilah yang terus kami sebarkan di industri asuransi jiwa," tambah Nini.
Menutup laporan kinerja kuartal IV/2020, AAJI juga menyampaikan harapan AAJI kepada otoritas terkait untuk meningkatkan penetrasi dan pertumbuhan industri asuransi jiwa.
"Kami di AAJI telah menjalankan beberapa kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah keagenan dan profesionalisme mereka. Satu hal yang kami banggakan adalah meningkatnya jumlah agen Indonesia di ajang Million Dollar Round Table (MDRT) sebesar 12% dari tahun sebelumnya dengan angka pencapaian sebanyak 2.745 agen," ujar Kepala Departemen Komunikasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Nini Sumohandoyo dalam konferensi pers virtual AAJI di Jakarta, Selasa (9/3/2021).
Baca Juga: Tren Pembayaran Klaim Nasabah Asuransi Jiwa Meningkat di Kuartal IV 2020
Pencapaian ini membawa Indonesia masuk ke urutan 8 top member seluruh dunia. MDRT sendiri merupakan asosiasi global dan independen yang anggotanya mempunyai profesionalisme luar biasa, serta mampu menunjukkan layanan terbaik bagi nasabahnya.
"Era dimana semuanya serba digital ini sangat membantu agen dalam memasarkan produk asuransi, apalagi ditambah relaksasi yang diberikan oleh OJK terkait pemasaran PAYDI secara digital," ungkapnya.
Para agen/tenaga pemasar juga dapat menggunakan media sosial mereka sebagai channel edukasi dan peningkatan pemahaman (literasi) nasabah. Dengan semakin banyak agen yang profesional dan berkualitas maka akan semakin banyak nasabah yang mendapatkan pelayanan yang berkualitas. "Semangat inilah yang terus kami sebarkan di industri asuransi jiwa," tambah Nini.
Menutup laporan kinerja kuartal IV/2020, AAJI juga menyampaikan harapan AAJI kepada otoritas terkait untuk meningkatkan penetrasi dan pertumbuhan industri asuransi jiwa.
Lihat Juga :