Terdampak La Nina, Ekspor Karet dari Sumut Anjlok

Sabtu, 13 Maret 2021 - 10:05 WIB
loading...
Terdampak La Nina, Ekspor...
Penyadap melintas disisi pohon karet yang disadap. Foto/Dok SINDOphoto/Ali Masduki
A A A
MEDAN - Mengawali tahun 2021, ekspor karet asal Sumatera Utara (Sumut) mengalami penurunan cukup signifikan. Tercatat volume ekspor bulan Januari-Februari 2021 sebesar 64.974 ton, turun 6,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Sementara volume ekspor Februari 2021 mengalami penurunan 3,1% menjadi 31.975 ton dibandingkan bulan sebelumnya.

Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia, Edy Irwansyah mengatakan, penurunan realisasi ekpor karet Sumut terjadi akibat penurunan volume produksi sebagai dampak dari sulitnya bahan baku.

Baca juga: Dear Milenial! Mentan Syahrul Yasin Limpo Targetkan Cetak 2,5 Juta Petani Milenial, Kamu Siap?

"Meningkatnya intensitas hujan sebagai dampak dari fenomena La Nina yang terjadi di Indonesia sejak Oktober 2020, mengakibatkan berkurangnya produksi perkebunan karet. Menurunnya produksi ini menyebakan pabrik pengolahan karet remah (crumb rubber) mengalami kesulitan pasokan bahan baku," jelasnya, Jumat (12/3/2021) malam.

Namun penurunan realisasi ekspor ini, sambung Edy, berbanding terbalik dengan harga karet yang justru mengalami kenaikan. Tercatat harga rata-rata karet jenis TSR20 pada Februari 2021 sebesar 168,56 sen dolar AS per kilogram. Harga ini mengalami peningkatan 7,07 sen dibandingkan rataan bulan ini sampai dengan 12 Maret sebesar 175,63 sen dolar AS per kilogram.

Lihat juga foto: Sarang Burung Walet Komoditas Ekspor Terbesar Produk Pertanian

"Untuk negara tujuan utama ekspor karet Sumatera Utara adalah Jepang (25,9%), Amerika Serikat (20,6%), Brazil (9,2%), China (7,7%), dan Turki (4,6%)," paparnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved