Menaker Ida Fauziyah: Kemnaker Bukan hanya Tempat Demo

Selasa, 16 Maret 2021 - 13:10 WIB
loading...
Menaker Ida Fauziyah:...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadi momen perbaikan sistem pasar kerja Indonesia. Dia mengatakan bahwa pengembangan, perbaikan, dan optimalisasi pasar kerja ini kemudian menemukan momentum di masa pandemi, mengingat ketersediaan data ketenagakerjaan yang dinamis. ( Baca juga:Sektor Ketenagakerjaan Diklaim Tunjukkan Sinyal Pemulihan )

"Hal ini menjadi penentu kebijakan di bidang ketenagakerjaan. Saya ambil contoh pelaksanaan bantuan subsidi upah (BSU) dengan BPJS Ketenagakerjaan kemarin, menjadi modal awal integrasi sistem pasar kerja yang baik," ujar Ida dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Selasa(16/3/2021).

Selain itu, dia menambahkan bahwa lahirnya UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 serta peraturan turunannya, khususnya PP Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kehilangan Pekerjaan juga memaksa kehadiran sistem pasar kerja yang andal.

"Lebih lanjut, sebelum pandemi ini juga sebetulnya saya sudah melihat perlunya bagi Kemnaker untuk memperbaiki sistem pasar kerja," ucapnya.

Dia menegaskan bahwa dia ingin masyarakat paham bahwa Kemnaker bukan hanya tempat demo, tapi juga menjadi tempat untuk mencari dan dibantu mencari pekerjaan. ( Baca juga:Polisi Dilarang Kawal Moge, Ini Kata Sekjen Motor Besar Club Indonesia )

"Alhamdulillah, dalam struktur organisasi kami yang baru sesuai Perpres 95/2020 dan Permenaker 1/2021, Kemnaker akan membentuk pusat pasar kerja. Ketentuan regulasi tersebut setidaknya menjadi pemicu akselerasi pengembangan sistem informasi pasar kerja," pungkas Ida.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Lewat Jalur Independen,...
Lewat Jalur Independen, Luki Murdianto Perkenalkan Karya Musik Asal Banten ke Kancah Nasional
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved