Ini Alasan Tertundanya Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 4
Selasa, 19 Mei 2020 - 16:18 WIB
loading...
Pendaftaran program Kartu Pra Kerja gelombang keempat yang seharusnya dijadwalkan pada 17 Mei 2020 tertunda. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pendaftaran program Kartu Pra Kerja gelombang keempat yang seharusnya dijadwalkan pada 17 Mei 2020 tertunda dan harus mundur hingga usai Idul Fitri yakni 26 Mei 2020.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni P. Purbasari pun meminta maaf karena terjadi penundaan pendaftaran program Kartu Pra Kerja pada gelombang keempat.
“Jadi Saya dengan sangat rendah hati memohon maaf kepada teman-teman semua, bapak dan ibu,” ungkapnya di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (19/5/2020).
Denni pun menjelaskan alasan penundaan pendaftaran program Kartu Pra Kerja gelombang keempat. “Bahwa memang kenapa gelombang 4 ini kami sempat tertunda, karena memang ini ada keterbatasan di sisi kami dalam menyelesaikan backlog pada sistem informasi,” ungkapnya.
Menurut dia, saat ini pihaknya tengah melakukan pengecekan-pengecekan dan sinkronisasi dari sistem digital platform, lembaga, pelatihan, termasuk juga peserta dan PMO (Project Management Office), serta lembaga keuangan.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni P. Purbasari pun meminta maaf karena terjadi penundaan pendaftaran program Kartu Pra Kerja pada gelombang keempat.
“Jadi Saya dengan sangat rendah hati memohon maaf kepada teman-teman semua, bapak dan ibu,” ungkapnya di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (19/5/2020).
Denni pun menjelaskan alasan penundaan pendaftaran program Kartu Pra Kerja gelombang keempat. “Bahwa memang kenapa gelombang 4 ini kami sempat tertunda, karena memang ini ada keterbatasan di sisi kami dalam menyelesaikan backlog pada sistem informasi,” ungkapnya.
Menurut dia, saat ini pihaknya tengah melakukan pengecekan-pengecekan dan sinkronisasi dari sistem digital platform, lembaga, pelatihan, termasuk juga peserta dan PMO (Project Management Office), serta lembaga keuangan.
Lihat Juga :