Usai Kalahkan Jack Ma, Miliarder China Ini Tiba-tiba Berhenti dari Perusahaan Miliknya

Kamis, 18 Maret 2021 - 14:04 WIB
loading...
A A A
"Huang akan mengeksplorasi peluang baru jangka panjang," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

Nilai saham Pinduoduo tercatat mendekati USD200 miliar atau mengalami penurunan hampir 8%, untuk mengurangi sekitar USD4 miliar dari kekayaan Huang. Mantan karyawan Google itu sempat menduduki peringkat kedua orang terkaya di China tahun lalu, menyusul lonjakan penjualan di bisnis e-commercenya.

Pembeli aktif Pinduoduo mencapai 788 juta orang pada tahun 2020 menyalip Alibaba milik Jacka Ma yang tercatat 779 juta jumlah pembeli tahunan untuk pertama kalinya. Fitur-fitur barunya termasuk pembelian tim, di mana pelanggan berkumpul untuk membeli lebih banyak unit dengan harga yang lebih murah. Mereka juga dapat bermain game di situs dan kadang-kadang dihargai dengan hadiah.

'Perjalanan Eksplorasi'

Dalam surat kepada pemegang saham, Huang mengatakan: "Sebagai pendiri perusahaan ini, saya mungkin orang yang paling cocok untuk mengambil tugas ini dengan melangkah keluar dari bisnis dan zona nyaman untuk memulai perjalanan eksplorasi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Rekomendasi
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Perusahaan dari 5 Negara...
Perusahaan dari 5 Negara Ini Siap Bangun Smelter Nikel di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved