Pangsa Pasar Energi Terbarukan Global Meningkat 50% pada 2035
Senin, 22 Maret 2021 - 13:32 WIB
loading...
Pangsa pasar energi baru terbarukan (EBT) global diproyeksikan melonjak hingga 50% pada 2035. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pangsa pasar energi baru terbarukan (EBT) global diproyeksikan meningkat pesat hingga mencapai 50% di tahun 2035 dan mencapai 75% pada tahun 2050.
Laporan Global Energy Perspective dari McKinsey (2019) memprediksi pembangkit listrik tenaga batu bara serta minyak bumi akan turun drastis digantikan dengan pembangkit listrik tenaga energi terbarukan, dengan biaya yang lebih relatif rendah. BacaJuga: Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan Dinilai Harus Disegerakan
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, masih banyak sekali peluang-peluang bagi para mahasiswa untuk mengembangkan energi baru terbarukan.
"Di masa depan harapannya dapat dikembangkan dengan maksimal karna peluang dari sisi ekonomi dan juga teknologinya sangat besar. Serta peluang pasarnya yang sangat terbuka lebar menjadi suatu daya tarik tersendiri," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/3/2021).
Hal tersebut diungkapkan Dadan sebagai pembicara pada kickoff Webinar Essay Competition dalam rangkaian International Youth Summit Renewable Energy 2021 (IYSRE 2021) yang diadakan oleh Society of Renewable Energy (SRE) yang tersebar di 34 perguruan tinggi di Indonesia.
Laporan Global Energy Perspective dari McKinsey (2019) memprediksi pembangkit listrik tenaga batu bara serta minyak bumi akan turun drastis digantikan dengan pembangkit listrik tenaga energi terbarukan, dengan biaya yang lebih relatif rendah. BacaJuga: Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan Dinilai Harus Disegerakan
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, masih banyak sekali peluang-peluang bagi para mahasiswa untuk mengembangkan energi baru terbarukan.
"Di masa depan harapannya dapat dikembangkan dengan maksimal karna peluang dari sisi ekonomi dan juga teknologinya sangat besar. Serta peluang pasarnya yang sangat terbuka lebar menjadi suatu daya tarik tersendiri," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/3/2021).
Hal tersebut diungkapkan Dadan sebagai pembicara pada kickoff Webinar Essay Competition dalam rangkaian International Youth Summit Renewable Energy 2021 (IYSRE 2021) yang diadakan oleh Society of Renewable Energy (SRE) yang tersebar di 34 perguruan tinggi di Indonesia.
Lihat Juga :