Jujur! Menteri ESDM Sebut Proyek 35.000 MW Jadi Kendala Bauran Energi

Senin, 22 Maret 2021 - 23:59 WIB
loading...
Jujur! Menteri ESDM...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, proyek 35.000 megawatt (MW) masih menjadi kendala dalam mencapai bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025.

"Memang kendalanya adalah pasokan dari proyek 35.000 MW karena di situ mayoritas didominasi batu bara," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Senin (22/3/2021). ( Baca juga:Penetapan Harga Batu Bara ke PLN Bisa Untungkan Konsumen )

Arifin menjelaskan, saat ini porsi pemanfaatan EBT pada bauran energi nasional baru mencapai 11,2%. Batu bara masih dominan dengan porsi 38%, minyak bumi 31,6%, dan gas bumi sebesar 19,2%.

"Sebagai upaya percepatan fokus kepada pembangunan EBT yang cepat, seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan bahan bakar nabati," ungkapnya. ( Baca juga:Gaji Bakal Dipangkas, Pikir-pikir buat PNS Pria yang Mau Bercerai )

Kapasitas terpasang untuk pembangkit listrik sampai tahun 2025 ditargetkan sebesar 101,6 GW yang terdiri dari 72 GW kapasitas terpasang saat ini ditambah dengan 29,6 GW sesuai draft RUPTL usulan pemerintah dengan target penambahan pembangkit EBT sebesar 11,7 GW.

"Beberapa upaya dalam rangka mempercepat penambahan EBT antara lain penambahan kapasitas EBT dengan fokus pada PLTS, substitusi energi primer, konversi energi primer fosil, dan pemanfaatan EBT non-listrik atau non-BBM," jelas Arifin.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Bahlil Cerita Asal Usul...
Bahlil Cerita Asal Usul Rencana Pungutan Ekspor Nikel, Pengusaha Setengah Hati Bangun Hilirisasi
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved