Endus Pelanggaran Persaingan Usaha di E-Commerce, KPPU Singgung Predatory Pricing
Selasa, 23 Maret 2021 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi kalau itu bisa dijual kembali di pasar pada dasarnya strategi predatory pricing itu tidak efektif. Karena pada dasarnya nanti konsumennya tetap mendapatkan harga yang biasa, karena ada reseller yang merusak strategi predatory pricing,” ujar Guntur.
Baca Juga: Predatory Price Disinggung Presiden, YLKI Sebut Pemerintah Bukan Wasit
Sementara itu, kata dia, KPPU ingin menekankan bahwa melihat pelanggaran persaingan tidak bisa dipersempit hanya urusan predatory pricing.
“Tentunya dalam praktik bisnis memberikan kemungkinan semua terhadap pelanggaran norma UU 5. Bisa saja vertical integration, bisa jadi diskriminasi, bisa juga kartel di dalamnya, bisa juga ada persengkokolan kalau itu dalam tender namun kalau untuk e-commerce tidak ada untuk tendernya,” ucap Guntur.
Baca Juga: Predatory Price Disinggung Presiden, YLKI Sebut Pemerintah Bukan Wasit
Sementara itu, kata dia, KPPU ingin menekankan bahwa melihat pelanggaran persaingan tidak bisa dipersempit hanya urusan predatory pricing.
“Tentunya dalam praktik bisnis memberikan kemungkinan semua terhadap pelanggaran norma UU 5. Bisa saja vertical integration, bisa jadi diskriminasi, bisa juga kartel di dalamnya, bisa juga ada persengkokolan kalau itu dalam tender namun kalau untuk e-commerce tidak ada untuk tendernya,” ucap Guntur.
(akr)
Lihat Juga :