Pelindo IV Dukung Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional

Kamis, 25 Maret 2021 - 17:05 WIB
loading...
Pelindo IV Dukung Maluku...
Diketahui, Presiden Joko Widodo didampingi dan Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi, mengunjungi Pelabuhan Yos Sudarso di Kota Ambon, Kamis (25/3/2021). Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mendukung program pemerintah yang mendorong Maluku sebagai lumbung ikan nasional serta menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang berfokus pada sektor perikanan dengan mengintegrasikan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon.

Diketahui, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Maluku Murad Ismail dan Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi, mengunjungi Pelabuhan Yos Sudarso di Kota Ambon, Kamis (25/3/2021).

Kunjungan itu dimanfaatkan Presiden Joko Widodo untuk berdialog dengan pelaku usaha perikanan setempat untuk mengetahui kondisi terkini sektor perikanan di Maluku, Pelabuhan Yos Sudarso , serta pelabuhan lain di sekitarnya yang membutuhkan pengembangan untuk dapat mendukung potensi besar serta keunggulan di perikanan tangkap.

“Jadi pagi hari ini saya khusus datang ke Ambon itu hanya punya satu keperluan bahwa kita akan membangun Ambon New Port yang kurang lebih di dalam perencanaan nanti ada 700 hektare yang itu terintegrasi antara pelabuhan logistik dan pelabuhan perikanan serta industri perikanan ada di satu lokasi,” ujar Presiden.

Dalam waktu dekat, Presiden menerangkan, Kota Ambon akan mengembangkan pelabuhan baru dengan konsep pelabuhan terintegrasi yang akan menjadi pusat pertumbuhan industri pengolahan ikan dan konsolidasi kargo dari wilayah Indonesia Timur. Pengembangan pelabuhan baru tersebut sangat dibutuhkan mengingat pelabuhan khusus perikanan saat ini telah mencapai kapasitas maksimum.

Baca Juga: Angkat Potensi Daerah, Penjelasan Menhub ke Presiden Terkait Pelabuhan Baru

“Tahun ini akan dimulai pembangunannya dan kita harapkan dalam dua tahun akan selesai. Untuk itu saya minta nanti pelaku-pelaku fisheries industry bisa segera mendaftar dan ikut masuk ke dalam lokasi ini, sehingga kita memiliki keyakinan bahwa ini bisa jalan,” ucapnya.

Melihat potensi perikanan di Maluku yang cukup besar, namun belum teroptimalkan dengan baik, Presiden Joko Widodo memandang bahwa pembangunan sebuah fasilitas yang dibutuhkan para pelaku usaha perikanan setempat untuk dapat memacu produksi perikanan yang lebih besar memang diperlukan.

Meski demikian, Kepala Negara menekankan agar rencana dan implementasi dari pembangunan pelabuhan baru tersebut lebih dimatangkan agar nantinya dapat menjadi sebuah percontohan bagi pengembangan pelabuhan modern yang terintegrasi dengan industri perikanan di daerah-daerah lain.

“Tadi disampaikan oleh Dirut Pelindo IV mengenai potensi-potensi perikanan. Ada 800.000 ton sebelah sini, kemudian sebelah utara ada 1,2 juta ton, kemudian agak di selatannya ada 2,6 juta ton. Saya kira Ambon New Port ini memang harus,” tandasnya.

Sementara itu, Dirut Pelindo IV Prasetyadi mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, guna mendukung program pemerintah tersebut.

“Saat ini kami tengah melakukan pengembangan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan estimasi biaya sekitar Rp200 miliar,” kata Dirut Pelindo IV .

Baca Juga: Pelindo IV Cabang Nunukan Layani Direct Call Singapura

Dia menyebutkan, dengan investasi sebesar itu, Pelindo IV akan menjadikan kapasitas Pelabuhan Yos Sudarso sebanyak 650 call kapal per tahun dan panjang dermaga 515 meter.

Selain itu, kapasitas daya tampung peti kemas 500.000 TEUs per tahun dengan luas lapangan penumpukan 6 hektare. “Sementara kapasitas peralatan bongkar muat sebanyak 400.000 TEUs atau setara dengan 8 juta ton kargo,” sebutnya.

Pengembangan tersebut beber Prasetyadi, menjadi sekitar dua kali lipat dari Pelabuhan Yos Sudarso yang eksisting saat ini.

Dia menuturkan, Pelabuhan Yos Sudarso yang eksisting baru menangani 274 call kapal dengan kapasitas 450 call kapal per tahun dan panjang dermaga 334 meter. “Sehingga masih mampu melayani tambahan 176 call kapal,” imbuhnya.

“Kami juga baru menangani 100.379 TEUs, sedangkan kapasitas yang dimiliki 500.000 TEUs per tahun dengan luas lapangan penumpukan 6 hektare. Masih mampu menampung tambahan peti kemas 400.000 TEUs,” tambah Prasetyadi.

“Sedangkan kapasitas peralatan bongkar muat eksisting saat ini 200.000 TEUs. Jika pengembangan Pelabuhan Yos Sudarso rampung, kapasitasnya menjadi dua kali lipat atau 400.000 TEUs,” tukasnya.

Baca Juga: Tambah Alat Operasional, Pelindo IV Gelontorkan Investasi Rp792 M
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapasitas Naik 150 Persen,...
Kapasitas Naik 150 Persen, Capaian Bongkat Muat Makassar New Port Selalu di Atas Target
Merger Pelindo, Simak...
Merger Pelindo, Simak Dampak ke IPCM dan IPCC
Usai Merger, Berikut...
Usai Merger, Berikut Rencana 5 Tahun PT Pelindo
Dirut Pelindo IV Bicara...
Dirut Pelindo IV Bicara Merger: Kita Bisa Kompetitif dengan Negara Lain
Kolaborasi BIMA dan...
Kolaborasi BIMA dan EII Tingkatkan Kinerja dengan Inovasi
Pelindo IV-BIMA Eratkan...
Pelindo IV-BIMA Eratkan Kolaborasi Engineering Pelabuhan
Prajurit Marinir Gagalkan...
Prajurit Marinir Gagalkan Penyelundupan Senpi dan Puluhan Amunisi di Pelabuhan Ambon
Ratusan Petani Jambi...
Ratusan Petani Jambi dan Sumbar Pelajari Kemitraan PTPN IV
Pelindo Regional 4 Manado...
Pelindo Regional 4 Manado Gelar Program Menembus Batas Difablepreneur
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved