Dukungan Regulasi Dibutuhkan untuk Dorong Pemanfaatan FABA

Jum'at, 26 Maret 2021 - 20:29 WIB
loading...
A A A
Menurut Fajar, Semen Indonesia sudah memanfaatkan fly ash yang selama ini diambil dari PLTU yang berada di sekitar wilayah pabrik. "Kita juga memperbaiki proses pembuatan semen dengan memanfaatkan limbah B3. Kalau SIG materialnya sekitar 6%, ke depan kita mengarah ke 15%," kata dia.

Anggota Komite Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rizal Calvary Marimbo mengatakan, FABA yang dulu dianggap tidak ada gunanya kini bagai gadis cantik yang banyak peminangnya. Dengan adanya PP No 22/2021, kata dia, FABA bisa dioptimalkan untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur ke depan. Baca Juga: FABA Dicabut dari Kategori B3, LIPI: Sesuai Hati Nurani Ilmuwan Rizal mengatakan, BKPM melihat bahwa persoalan yang paling berat dari daya tarik investasi Indonesia saat ini bukanlah promosi ke luar. "Mereka sudah tahu, Indonesia tujuan investasi yang luar biasa, pasarnya luar biasa. Persoalannya adanya masalah domestik. Jadi yang perlu diperbaiki adalah iklim investasi," cetusnya.

Rizal mengakui bahwa masalah perizinan di Indonesia terbilang paling rumit. Demikian pula soal regulasi, banyak yang tumpah tindih. "Termasuk soal FABA ini, regulasinya harus baik. Sehingga investasi kita ke depan, tidak hanya soal FABA saja, supaya iklim investasi Indonesia lebih baik," tandasnya.

Rizal berharap FABA menjadi bahan yang mudah diakses oleh industri terkait yang akan mengolahnya. "Juklak dan juknis yang akan keluar diharapkan tidak memberatkan bagi investor yang ingin berinvestasi soal FABA," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden Direktur PT Adaro Power Dharma Djojonegoro mengatakan, di luar negeri FABA sudah banyak dimanfaatkan. Sebanyak 35 negara tidak lagi mengkategorikan FABA sebagai limbah berbahaya. Menurut dia, FABA banyak sekali dipakai untuk material semen, bahan baku jalan, industri cat dan lain-lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Porsi Investasi Asing...
Porsi Investasi Asing Cuma 1,8%, Ekonom: Perizinan Masih Berlarut-larut
Kamar Dagang China Surati...
Kamar Dagang China Surati Prabowo, Minta Perbaikan Lingkungan Bisnis di Indonesia
Aturan Baru Kepabeanan...
Aturan Baru Kepabeanan Berlaku 1 April 2026, Ini Mekanismenya
PP Tunas Berlaku Akhir...
PP Tunas Berlaku Akhir Maret, Pelaku Industri Minta Regulasi Dimatangkan
APVINDO: Regulasi Vape...
APVINDO: Regulasi Vape Harus Berdasar Kajian Ilmiah dan Menyeluruh
Prabowo Teken 3 Regulasi...
Prabowo Teken 3 Regulasi saat May Day 2026, Ini Kata Pengamat
Angkat Isu Sengketa...
Angkat Isu Sengketa Limbah Industri Non-B3 di Cikarang, Wulan Windiarti Raih Gelar Doktor
Perangkap Kerugian Lingkungan...
Perangkap Kerugian Lingkungan dan Ancaman Ketidakpastian Hukum bagi Investasi Indonesia
Rekomendasi
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved