Usai Tunda Impor Beras, Berikutnya Bentuk Badan Pangan Nasional

Sabtu, 27 Maret 2021 - 17:17 WIB
loading...
Usai Tunda Impor Beras,...
Usai Jokowi akhirnya menyatakan menunda kebijakan impor beras, pemerintah disarankan mendorong kembali pembahasan dan pembentukan Badan Pangan Nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Setelah polemik impor beras menyeruak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menyatakan menunda kebijakan impor beras hingga Juni tahun ini. Pro kontra impor beras telah berimbas pada turunnya harga gabah di tingkat petani menjelang panen raya ini.

"Pernyataan presiden tersebut secara momentum tepat, sehingga musim panen raya ini bisa diharapkan harga gabah di tingkat petani kembali stabil," ujar Ketua Dewan Nasional Konsorsium Pembaharuan Agraria, Iwan Nurdin dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (27/3/2021).

Baca Juga: Jokowi: Hentikan Perdebatan Impor Beras

Dia menyarankan, sangat penting bagi pemerintah untuk mendorong kembali pembahasan dan pembentukan Badan Pangan Nasional yang menjadi amanat UU 18/2012 tentang Pangan. "Kelembagaan semacam ini bisa dilakukan dengan dua cara yaitu membentuk kelembagaan baru atau memperkuat posisi Bulog," katanya.

Baca Juga: Akui Ada MoU Impor Beras, Jokowi: Hanya untuk Berjaga-jaga

Persoalan impor pangan masih memiliki daftar antrean panjang. Ada banyak produk pangan yang harus diimpor seperti daging, gandum, garam dan gula. Baik untuk kebutuhan konsumsi maupun industri. Dari rencana impor pangan tersebut, produk seperti gula, garam dan daging sangat berhubungan dengan petani, peternak dan petambak garam.

"Karena itu, kebijakan perdagangan pangan mestilah dikontrol publik melalui sistem administrasi pangan yang berbasis data yang akurat dari sisi produksi, distribusi hingga konsumsi. Untuk itu, kita mesti mendorong segera kehadiran Badan Pangan Nasional," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Dukung Arah Ekonomi...
Dukung Arah Ekonomi Prabowo, Elemen Masyarakat Minta Distribusi Pangan Diperbaiki
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Program Cetak Sawah...
Program Cetak Sawah di Wanam: Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan yang Harus Dilanjutkan
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Berita Terkini
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Menghadapi Tekanan Ekonomi,...
Menghadapi Tekanan Ekonomi, Agen Asuransi Jiwa Terus Tingkatkan Kapasitas lewat MDRT Day 2026
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Infografis
20 Kolonel Pecah Bintang...
20 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved