Mudik Dilarang, Bagaimana Nasib Tiket Pesawat yang Telanjur Dibeli?

Minggu, 28 Maret 2021 - 22:33 WIB
loading...
Mudik Dilarang, Bagaimana...
Ilustrasi foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Larangan mudik membuat masyarakat bertanya-tanya nasib mereka, khususnya bagi masyarakat yang sudah memesan tiket sejak jauh-jauh hari untuk pergi mudik lebaran ke kampung halaman.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan. Jika aturan turunanya sudah keluar, barulah pihaknya bisa menyesuaikan mengenai nasib tiket yang sudah terlanjur dibeli.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran, Kemenhub: Jangan ke Luar Daerah Kecuali Mendesak

“Nanti kalau aturaan detailnya pasti kita adjust (apakah bisa direfund 100% atau reschedule),” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (28/3/2021). Irfan menambahkan, pihaknya menerapkan sistem penjualan tiket terbuka kepada penumpang, termasuk pemesanan tiket untuk momen idul fitri 2021.

Hanya saja dirinya tidak mengetahui pasti berapa tiket yang sudah terjual untuk periode 6 hingga 17 mei 2021. Sebab menurutnya, data penjualan tiket setiap harinya terus mengalami perubahan. “Kita kan jual tiket terbuka. Belum ada (data berapa tiket yang dijual periode Mei). Bergerak terus,” ucapnya.

Baca juga: Mudik Dilarang, Operasional Kereta Api Masih Tunggu Arahan Kemenhub

Meskipun begitu, perseroan mengaku mendukung apapun keputusan pemerintah untuk penanganan covid. Termasuk jika harus melarang masyarakat untuk mudik lebaran guna menekan angka penyebaran virus Covid-19. “Kita taat dan support keputusan pemerintah. Kami akan menunggu aturan pelaksanaannya,” ucapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Dukung Produktivitas...
Dukung Produktivitas Bisnis dengan Pengelolaan Perjalanan yang Lebih Mudah
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Awasi Fuel Surcharge, Jangan Sampai Tiket Pesawat Makin Mahal
Rekomendasi
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved