Erick Thohir Bidik Holding BUMN Jasa Survey Masuk 5 Besar di Asia
Selasa, 30 Maret 2021 - 12:37 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/SINDophoto/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan Holding BUMN Jasa Survey bisa menjadi top 5 insurance company di Asia dalam 5 tahun ke depan. Saat ini proses pembentukannya terus dimatangkan.
Holding Jasa Survey tersebut terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero). "Diharapkan dengan terbentuknya holding ini kelak Indonesia dapat bersaing mutlak menjadi top 5 insurance company di Asia dalam 5 tahun ke depan," ujar Erick, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar Hebat, 932 Jiwa Mengungsi
Saat ini proses digitalisasi integrasi ketiga perseroan negara terus dibidik. Pada Sabtu 29 Maret 2021 lalu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia terkait sinergi pemanfaatan sumber daya perusahaan.
Ruang lingkup kerja sama tersebut juga meliputi pemanfaatan jasa telekomunikasi dan informasi, termasuk konektivitas digital, platform digital dan layanan digital yang dikelola dan dikembangkan oleh kedua belah pihak.
Baca juga: OJK 'Perbolehkan' Laporan Keuangan LJKNB 2020 Ngaret Sebulan
Pemanfaatan digitalisasi bagi holding bertujuan untuk pengembangan inovasi dan riset bersama guna mendukung dan mensyukseskan program pemerintah dalam membangun Satu Data Indonesia.
Holding Jasa Survey tersebut terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero). "Diharapkan dengan terbentuknya holding ini kelak Indonesia dapat bersaing mutlak menjadi top 5 insurance company di Asia dalam 5 tahun ke depan," ujar Erick, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar Hebat, 932 Jiwa Mengungsi
Saat ini proses digitalisasi integrasi ketiga perseroan negara terus dibidik. Pada Sabtu 29 Maret 2021 lalu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia terkait sinergi pemanfaatan sumber daya perusahaan.
Ruang lingkup kerja sama tersebut juga meliputi pemanfaatan jasa telekomunikasi dan informasi, termasuk konektivitas digital, platform digital dan layanan digital yang dikelola dan dikembangkan oleh kedua belah pihak.
Baca juga: OJK 'Perbolehkan' Laporan Keuangan LJKNB 2020 Ngaret Sebulan
Pemanfaatan digitalisasi bagi holding bertujuan untuk pengembangan inovasi dan riset bersama guna mendukung dan mensyukseskan program pemerintah dalam membangun Satu Data Indonesia.
Lihat Juga :