Jasa Kesehatan Naik Daun, IRRA Rambah Bisnis Laboratorium

Rabu, 31 Maret 2021 - 10:46 WIB
loading...
Jasa Kesehatan Naik...
Ilustrasi aktivitas di laboratorium. Foto/Dok SINDOnews/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Emiten bidang peralatan dan perlengkapan medis PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) telah memulai transformasi bisnis untuk memperbesar kontribusi Perseroan dalam sektor healthcare.

Pandemi Covid-19 yang menjadi bencana global telah membuat health security menjadi usaha vital bagi semua negara seperti pelayanan kesehatan sampai kepada infrastruktur dan fasilitas jasa kesehatan.

Direktur Utama Itama Ranoraya, Heru Firdausi Syarif mengatakan, pada tahun ini Perseroan mulai masuk ke bisnis jasa layanan kesehatan untuk memaksimalkan posisi perseroan sebagai medical equipment supplier dan manufacturer.

Baca juga: Jangan Terlalu Sering Memangku Laptop, Ini Tiga Bahaya Kesehatan yang Ditimbulkan

Perseroan saat ini juga aktif bekerjasama dengan jasa layanan pemeriksaan Covid-19 seperti dengan Halodoc, Klinikgo dan layanan pemeriksaan kesehatan lainnya untuk masuk ke jasa layanan kesehatan. Langkah ini sebagai langkah awal untuk target Perseroan masuk kelayanan Clinical Laboratory dan e-Health Services berbasis Big Data.

“Di tahap awal kerjasama tersebut, IRRA menjadi pemasok alat-alat pemeriksaaan dalam hal ini adalah alat swab antigen test. Dengan hasil positif yang diraih melalui kerjasama tersebut, kami mempersiapkan untuk proses kerjasama operasional untuk investasi pembukaan cabang-cabang, tahap awal ada delapan cabang yang akan dibuka yang berkerjasama dengan Halodoc,” ujar Heru dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Pasang Target Tinggi Jumlah Investor Pasar Modal dan Saham di 2021

Heru menambahkan, selain masuk ke manufacturer, IRRA juga masuk ke hilirisasi healthcare yaitu layanan Clinical Laboratory dan e-Health Services melalui sinergi baik dengan laboratorium lain maupun dengan laboratorium rumah sakit, termasuk dengan platform telemedic maupun laboratorium yang akan dioperasikan sendiri.

"Dengan langkah ini nantinya hulu ke hilir-nya bisa berdampak pada sustainability perusahaan atau memberikan kontribusi nilai yang optimal baik untuk hasil jangka pendek, menengah maupun jangka panjang bagi Perusahaan," kata dia.

Adapun milestone yang sejak awal direncanakan adalah manufacturer dan innovator peralatan medis dengan akuisisi PT Oneject Indonesia (OJI). OJI yang saat ini sedang merampungkan fasilitas pabrik kedua jarum suntik sekali pakai (ADS) dan safety needle dengan kapasitas total 1,2 miliar/tahun, ke depan akan menjadi sentral fasilitas produksi berbagai alat kesehatan bagi Perseroan.

"Fasilitas produksi dengan produk yang dihasilkan berstandar WHO menjadi modal yang strategis untuk bisa memproduksi alat kesehatan lainnya yang berorientasi global, seperti lokalisasi rencana produksi Antigen Test Panbio yang dimiliki Abbott," ucapnya.

Baca juga: Kluster Takziah, Warga yang Positif Jalani Karantina

Heru menyebut, saat ini seluruh proses transformasi sedang berjalan paralel Medical Manufacturturing, Clinical Laboratory dan e-Health Services termasuk dengan peningkatan aktivitas operasional existing. Tahun ini IRRA kembali menargetkan pendapatan bisa tumbuh double dari tahun lalu.

"Proses transformasi tetap menjadi agenda utama kami, dan saat ini sudah masuk detail mekanisme pelaksanaannya dan tahun ini kami juga harus bisa mencetak pertumbuhan double jadi memang kami harus hati-hati supaya dua-duanya bisa didapat optimal, baik target pertumbuhan dan juga transformasi bisnisnya," tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Emiten Pertamina Group...
Emiten Pertamina Group Tunjukkan Kekuatan Fundamental dan Resiliensi Bisnis, di Tengah Fluktuasi Pasar Modal Indonesia
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Laboratorium Biologi...
Laboratorium Biologi Rahasia AS di Ukraina Disorot setelah Peringatan Berulang dari Rusia
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved