Jelang Ramadhan dan Lebaran, Pedagang Butuh 46.000 Ton Daging Sapi
Rabu, 31 Maret 2021 - 13:05 WIB
loading...
Foto/EkoPurwanto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) masih membutuhkan 46.758 ton daging sapi . Jumlah itu terdiri dari sapi siap potong sebanyak 14.350 ekor dan daging sapi beku 26.740 ton.
Ketua APDI Asnawi menyebut, jumlah itu untuk memenehi kebutuhan masyarakat saat menjelang Ramadhan dan Lebaran. Kementerian Pertanian (Kementan) memperkirakan kebutuhan daging sapi secara nasional mencapai 60.000 ton. ( Baca juga:Puasa Mendekat, Impor Daging Sapi Asal Brasil Sudah Merapat )
"Dalam posisi ini, untuk mendekati H-2 Ramadhan hingga H-4 Idul Fitri, kurang lebih kita membutuhkan adalah 46.758 ton yang terdiri dari dua unsur. Unsur pertama sapi siap potong sebanyak 14.350 ekor. Sedangkan untuk daging beku dalam bentuk sapi 26.740 ton," ujar Asnawi dalam sesi wawancara dengan IDX Channel, Rabu (31/3/2021).
Kementan mencatat, jumlah populasi sapi di Indonesia sebanyak 18 juta ekor. Namun, jumlah ini masih bersifat general. Artinya, belum dikalkulasi dengan kebutuhan konsumsi secara nasional. Saat ini, ketersedian daging sapi masih diangka 69,4%. Itu berarti pemerintah masih harus menyediakan stok daging sapi di kisaran 30,6%.
APDI menilai, langkah alternatif untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pangan dasar masyarakat itu dengan melakukan impor dari sejumlah negara. Pemerintah sendiri sudah menugaskan PT Berdikari (Persero) untuk melaksanakan impor daging sapi dari Brasil. Diperkirakan sebanyak 20.000 ton daging sapi asal Negeri Samba akan masuk sebelum Lebaran.
Ketua APDI Asnawi menyebut, jumlah itu untuk memenehi kebutuhan masyarakat saat menjelang Ramadhan dan Lebaran. Kementerian Pertanian (Kementan) memperkirakan kebutuhan daging sapi secara nasional mencapai 60.000 ton. ( Baca juga:Puasa Mendekat, Impor Daging Sapi Asal Brasil Sudah Merapat )
"Dalam posisi ini, untuk mendekati H-2 Ramadhan hingga H-4 Idul Fitri, kurang lebih kita membutuhkan adalah 46.758 ton yang terdiri dari dua unsur. Unsur pertama sapi siap potong sebanyak 14.350 ekor. Sedangkan untuk daging beku dalam bentuk sapi 26.740 ton," ujar Asnawi dalam sesi wawancara dengan IDX Channel, Rabu (31/3/2021).
Kementan mencatat, jumlah populasi sapi di Indonesia sebanyak 18 juta ekor. Namun, jumlah ini masih bersifat general. Artinya, belum dikalkulasi dengan kebutuhan konsumsi secara nasional. Saat ini, ketersedian daging sapi masih diangka 69,4%. Itu berarti pemerintah masih harus menyediakan stok daging sapi di kisaran 30,6%.
APDI menilai, langkah alternatif untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pangan dasar masyarakat itu dengan melakukan impor dari sejumlah negara. Pemerintah sendiri sudah menugaskan PT Berdikari (Persero) untuk melaksanakan impor daging sapi dari Brasil. Diperkirakan sebanyak 20.000 ton daging sapi asal Negeri Samba akan masuk sebelum Lebaran.
Lihat Juga :