Masyarakat Antusias Pakai Bahan Bakar Berkualitas

Rabu, 07 April 2021 - 22:20 WIB
loading...
Masyarakat Antusias...
Program Langit Biru (PLB) Pertamina dinilai memberikan motivasi warga untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - PT Pertamina MOR VII Sulawesi mencatat tren masyarakat menggunakan bahan bakar berkualitas (BBK) terus meningkat pascapemberlakuan program langit biru (PLB) di sejumlah kota besar di Pulau Sulawesi.

PLB merupakan program untuk mendorong kesadaran masyarakat menggunakan BBM ramah lingkungan. Tren peningkatan itu juga semakin diperkuat dengan dikeluarkannya promo spesial BBM jenis pertalite dengan harga setara premium di beberapa SPBU, khususnya di Kota Makassar.

Baca juga: BBM Pertalite Seharga Premium Kini Hadir di Medan, Cek Lokasinya

Senior Supervisor Communication and Relations PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi, Taufiq Kurniawan mengatakan, merujuk data konsumsi minggu pertama di bulan April, penggunaan premium di sejumlah kota besar di Pulau Sulawesi mengalami penurunan. Sebaliknya, untuk penggunaan BBK trennya meningkat.

Dia mencontohkan, untuk Kota Makassar sebelum pemberlakuan PLB konsumsi premium menyentuh angka 70% dan BBK di angka 30%. Setelah pemberlakuan PLB , konsumsi premium jadi 10% saja dan BBK 90%. Dari jumlah tersebut rerata konsumsi harian 669 kiloliter (KL) sebelum PLB dan setelahnya menjadi 700 KL per harinya.

“Jadi setelah sekitar mungkin hampir tiga minggu pemberlakuan PLB di Makassar dan satu bulan pemberlakuan PLB di kota kabupaten di Sulawesi, itu dari data tersebut menunjukkan bahwa adanya antusiasme masyarakat untuk beralih ke bahan bakar berkualitas,” ujarnya, saat dihubungi, Rabu (7/4/2021).

Meski kenyataannya, Pertamina sendiri tidak pernah menarget, begitupun terhadap alasan dipilihnya kota/kabupaten tersebut berdasarkan instruksi dari pemkab dan juga proyek percontohan dari pemkab seperti misalnya Sulsel.

Baca juga: Program Langit Biru, Pada Akhirnya Masyarakat Sadari Manfaat BBM Ramah Lingkungan

Makassar dipilih atas petunjuk dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah waktu itu. Lalu kemudian dilanjutkan atas persetujuan Wali Kota Makassar.

“Pemilihan daerah itu didasarkan pada dukungan pemerintah setempat, jadi tidak asal memilih kota penerapan PLB . Kita mungkin setelah ini atas persetujuan masing-masing pemerintah daerah pelan-pelan mungkin akan beralih ke kota/kabupaten lain, tetapi kita tidak sama sekali menarget berapa besaran premium yang tergeser. Sekali lagi karena kita masih melaksanakan amanat atau instruksi pemerintah pusat untuk menyalurkan premium sepanjang BBM bersubsidi tidak dicabut maka selama itu juga masih ada premium,” tegasnya.
Masyarakat Antusias Pakai Bahan Bakar Berkualitas

Dia menuturkan, jika kemudian masyarakat seperti Makassar, Kendari, Manado, dan Gorontalo melalui pemdanya menghendaki penggunaan porsi BBM berkualitas yang lebih besar, maka sepanjang itu pula pihaknya akan mengikuti tren konsumen.

“Dan alhamdulillah kita mendapatkan antusiasme dari masyarakat terbukti dari beberapa respons yang sangat positif dan ini nanti akan terus digenjot untuk hasil evaluasi yang akan terus dilakukan di kota-kota serta kabupaten lainnya. Namun perlu dicatat bahwa kita tidak sama sekali menghapuskan premium atau menargetkan penghapusan premium sampai dengan 0%, karena sepanjang masih ditentukan pemerintah menyalurkan premium, kita masih menyalurkan premium,” terangnya.

Baca juga: Gubernur Nurdin Dukung Program Langit Biru, Penggunaan BBM Ramah Lingkungan

Taufik sapaan akrabnya memaparkan, program PLB dihadirkan sebagai upaya dan niat tulus Pertamina bersama dengan pemerintah daerah kota/kabupaten masing-masing untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan di sektor transportasi darat.

“Artinya sama dengan menciptakan polusi udara yang berkurang di sektor transportasi darat. Makanya kami namakan program langit biru. Aksi ini sebetulnya aksi lingkungan tidak untuk mencari profit dan lain sebagainya. Semata untuk mendukung kampanye gerakan udara bersih, karena kita didasarkan pada Permen LHK nomor 20 tahun 2017 perihal emisi gas buang kendaraan di mana mensyaratkan pengunaan optan minimal 91. Tapi karena kita memperhatikan keterjangkauan daya beli masyarakat, makanya kita masih coba alihkan promonya ini program promonya ke pertalite,” ungkapnya.

Semangat PLB ini, tentunya ingin mengimbau seluruh masyarakat agar mulai menggunakan bahan bakar berkualitas karena pabrikan mesin sendiri, mobil keluaran tahun 2000 ke atas kemudian motor-motor berteknologi terkini sudah harusnya menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi kendaraan di manual booknya, yakni oktan minimal 92.

“Nah mari cerdas dan bijak menggunakan BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi kendaraannya. Karena memang terbukti beberapa penggunaan BBM yang bijak mengakibatkan pembakaran yang lebih sempurna pada mesin, sehingga emisi gas buang lebih terkendali bahkan lebih minimal dibandingkan dengan produk kita yang mungkin mengandung timbal yang lebih besar yakni premium ya,” paparnya.

Baca juga: Program Langit Biru Dinilai Berdampak ke Kesehatan dan Produktivitas Pekerja

Sebagai informasi, sejak 21 Maret, Pertamina menghadirkan program langit biru di Makassar dengan menghadirkan promo spesial BBM jenis pertalite dengan harga setara premium di beberapa SPBU.

Melalui program promosi tersebut, Pertamina mengajak masyarakat Makassar beralih ke bahan bakar yang lebih berkualitas setara pertalite RON 90 untuk menekan polusi udara, akibat tingginya emisi gas buang karena penggunaan bahan bakar ber-oktan rendah setara premium sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor 20 Tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. Bahkan, pabrikan kendaraan sudah mensyaratkan mobil-mobil keluaran 2000-an menggunakan BBM minimal sekelas pertalite.

Di Makassar, program ini dimulai pada tanggal 21 Maret 2021 dengan memberikan harga khusus pembelian pertalite seharga premium yakni Rp 6.450,- per liter lebih hemat Rp1.400,- dari harga normal dan dilaksanakan secara bertahap bagi konsumen tertentu di antaranya kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, mobil ber plat kuning seperti angkutan umum kota (angkot/pete-pete) dan taksi.

Baca juga: Pakar Logistik: Program Langit Biru Pilihan Tepat Sektor Usaha

Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyambut baik PLB yang digagas oleh PT Pertamina . Dia pun mengajak masyarakat merasakan langsung penggunaan BBM dengan kualitas yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat.

"Saya mengajak masyarakat Sulawesi Selatan untuk beralih menggunakan BBM berkualitas seperti pertalite dan pertamax agar udara lebih bersih dan sehat. Mariki warga Sulsel beralih ke BBM yang lebih berkualitas sehingga dapat berkendara dengan nyaman, udara bersih dan sehat," kata Nurdin Abdullah di kantor Gubernur Sulsel, Rabu 24 Februari lalu.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Berita Terkini
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved