PLN Selesaikan 16.509 Pengaduan Lonjakan Tagihan Selama WFH

Rabu, 20 Mei 2020 - 21:35 WIB
loading...
PLN Selesaikan 16.509...
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi (kiri) bersama Direktur Niaga dan Manajeman Pelanggan Bob Saril saat meninjau Posko Pengaduan Tagihan Listrik Covid-19 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (20/5/2020). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) hingga 20 Mei 2020 telah menyelesaikan 16.509 pengaduan terkait komplain lonjakan tagihan listrik pelanggan selama masa work from home (WFH). Jumlah tersebut mencapai 98% dari total pengaduan yang masuk sebanyak 16.795 pengaduan selama WFH.

"Masih ada 2% atau sekitar 286 pengaduan yang sedang kita proses untuk diselesaikan. Pelanggan ini termasuk yang belum puas meski telah kita beri penjelasan, dan ini kami anggap masih proses untuk ditangani," kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril saat meninjau Posko Pengaduan Tagihan Listrik Covid-19 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Dia menambahkan, PLN berkomitmen untuk terus melayani jika ada pelanggan yang belum puas terkait tagihan listrik selama WFH. Bob pun menegaskan bahwa tarif listrik PLN tidak ada kenaikan selama WFH. Menurutnya, adanya kenaikan tagihan disebabkan oleh pemakaian pelanggan selama beraktivitas di rumah baik bekerja maupun belajar.

Bob menambahkan, untuk tagihan rekening bulan Juni, PLN akan kembali melakukan pencatatan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar. Pembacaan meter dilakukan dengan tetap memperhatikan Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI untuk antisipasi penyebaran Covid-19 yaitu dengan menggunakan standar APD (Alat Pelindung Diri).

"Akhir bulan Mei ini petugas kami akan kembali mencatat ke rumah pelanggan untuk rekening bulan Juni. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian tagihan rekening listrik dengan penggunaan listrik oleh pelanggan," ungkap Bob Saril.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved