Targetkan Investasi Rp487 T di Sektor ESDM, Ini Jurus Pemerintah

Senin, 12 April 2021 - 15:33 WIB
loading...
Targetkan Investasi...
Kementerian ESDM menargetkan investasi USD34,8 miliar di 2021 dan USD40,2 miliar di 2022. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, investasi di sektor ESDM pada tahun 2020 mencapai USD25,8 miliar atau sekitar Rp361,2 triliun (kurs Rp14.000/USD). Capaian itu ditorehkan di tengah tantangan global akibat pandemi Covid-19 sepanjang tahun lalu.

Hal itu terungkap dari paparan Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam webinar bertajuk "Kolaborasi untuk Mengakselerasi Investasi, Inovasi dan Teknologi di sektor ESDM" yang digelar E2S di Jakarta, Senin (12/4/2021). Baca Juga: Rapat 6 Jam, Ini 7 Catatan Komisi VII DPR untuk Menteri ESDM

"Sementara, investasi di sektor ESDM tahun ini ditargetkan meningkat menjadi USD34,8 miliar (sekitar Rp487,2 triliun). Selanjutnya di tahun 2022 investasi sektor ESDM diproyeksikan naik menjadi USD40,2 miliar," ungkap Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial yang membacakan paparan menteri ESDM tersebut.

Targetkan Investasi Rp487 T di Sektor ESDM, Ini Jurus Pemerintah


Ego menyebutkan, untuk meningkatkan investasi di sektor ESDM, pemerintah menyiapkan tujuh kebijakan. Pertama, mempromosikan peluang investasi ke investor dalam dan luar negeri. Kedua, melakukan penyederhanaan perizinan dan kemudahan berusaha. Ketiga, menerapkan pelayanan perizinan terintegrasi secara elektronik (OSS). Keempat, memberikan open access data sektror ESDM.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Rekomendasi
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved