RI Butuh Rp6.000 T untuk jadi Negara Maju, Ini Peran LPI

Selasa, 13 April 2021 - 03:53 WIB
loading...
RI Butuh Rp6.000 T untuk...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melihat tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) untuk membantu pemerintah mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur.

Kadin menilai Indonesia membutuhkan Rp6.000 triliun untuk bisa bersaing menjadi negara maju dan mampu menjadi negara dengan ekonomi terbesar hingga tahun 2045.

Baca juga: Rupiah Amblas Saat Ekonomi Negeri Paman Sam Pulih

Terkait hal tersebut, Financial Institution Ratings Analyst PT Pefindo Danan Dito menjelaskan, pembentukan LPI salah satunya ditunjukkan untuk memenuhi kebutuhan dana infrastruktur yang sangat besar. Di mana, juga diharapkan partisipasi dari pihak swasta akan semakin besar.

“Pembentukan INA atau LPI ini diharapkan bisa menarik investor-investor asing dari luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia. Karena dari sisi pembangunan infrastruktur ini memang membutuhkan dana-dana yang jangka panjang,” jelasnya dalam acara Market Review IDX Channel, Senin (12/4/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
Rekomendasi
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Berita Terkini
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved