Mantan Bos Bank Indonesia Kritisi RUU Sektor Keuangan

Senin, 19 April 2021 - 20:33 WIB
loading...
Mantan Bos Bank Indonesia...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sektor Keuangan masih membuat cemas berbagai pihak. Salah satunya rancangan draf RUU yang masih simpang-siur. Banyak pihak mengkhawatirkan ada upaya menghilangkan independensi Bank Indonesia .

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi mengakui sampai hari ini draf resmi belum diterima DPR. Saat ini DPR hanya melakukan diskusi dengan berbagai pihak seperti BI, OJK, dan LPS. ( Baca juga:Demi Penguatan Ekonomi, Independensi Bank Indonesia Jangan Diutak-atik )

“Kami dan pemerintah masih mengadakan FGD (diskusi). Kami terbuka akan masukan berbagai pengamat dan stakeholder untuk mendapatkan masukan mengenai solusi yang terbaik untuk RUU Sektor Keuangan,” ujar Fathan dalam webinar RUU Sektor Keuangan: Akankah Kembali ke Sistem Sentralistik di Jakarta (19/4/2021).

Dia menjelaskan ada kesepakatan antara DPR dan pemerintah untuk memberi waktu beberapa bulan lagi agar bisa menampung sejumlah masukan sebelum membahas RUU Sektor Keuangan. Rencananya, RUU Sektor Keuangan ini bakal dibahas pada bulan Agustus hingga September 2021.

“Masih banyak isu yang perlu kita rundingkan dengan berbagai stakeholder dan industri," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Rekomendasi
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
Bank Indonesia Terus...
Bank Indonesia Terus Berkomitmen Berjuang Kendalikan Inflasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved