Mengikuti Jejak 100 Tahun Pendidikan Tekstil Indonesia

Rabu, 21 April 2021 - 21:32 WIB
loading...
Mengikuti Jejak 100...
Pendidikan vokasi industri tidak dapat dilepaskan dari sejarah sektor industri di Indonesia. Misalnya, pendidikan tekstil di Indonesia telah mencapai usia satu abad. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional melalui kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja, pemenuhan kebutuhan sandang dalam negeri, serta sebagai sektor penghasil devisa ekspor non-migas dengan nilai yang cukup signifikan.

Baca Juga: Gandeng Sektor Industri, Kemenperin Gelar Pendidikan Vokasi Setara D-1

Untuk mendukung pengembangan sektor industri TPT, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri melalui pendidikan vokasi .

“Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) memiliki komitmen yang kuat untuk memperkuat industri TPT dengan menyediakan SDM Industri yang unggul dan kompeten melalui Pendidikan Vokasi Industri yang diselenggarakan oleh kampus-kampus dan sekolah-sekolah vokasi milik Kemenperin,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita saat Grand Launching Peringatan 100 Tahun Pendidikan Tekstil Indonesia secara virtual, Rabu (21/4/2021).

Pendidikan vokasi industri yang dijalankan Kemenperin bertujuan mendidik dan meluluskan tenaga kerja di sektor industri yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan sektor tersebut, sehingga dapat berkontribusi meningkatkan daya saing dan produktivitasnya.

"Pendidikan vokasi industri tidak dapat dilepaskan dari sejarah sektor industri di Indonesia. Misalnya, pendidikan tekstil di Indonesia telah mencapai usia satu abad,” kata Agus.

Sejarah pendidikan tekstil di Indonesia diawali dengan pendirian Textiel Inrichting Bandoeng (TIB) pada April 1922 oleh Pemerintah Hindia Belanda. Lembaga tersebut didirikan untuk membina industri tekstil dan mempersiapkan tenaga ahli di bidang tekstil, serta mengembangkan teknik dan peralatan pertenunan. TIB merupakan cikal bakal dari Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung saat ini.

“Jika dihitung sejak berdirinya TIB, maka secara de facto Kemenperin memiliki kampus yang masuk jajaran kampus-kampus tertua di Indonesia dan satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang fokus pada keilmuan tekstil,” ujar Agus.

Baca Juga: Jeritan IKM Tekstil Soal Mahalnya Bahan Baku di Tengah Pandemi

TIB juga merupakan cikal bakal berdirinya dua institusi lainnya di lingkungan Kemenperin, yaitu Balai Besar Tekstil yang juga berlokasi di Bandung dan Balai Besar Batik di Yogyakarta.

Agus menjelaskan, setelah melewati perjalanan yang tidak sebentar, Politeknik STTT Bandung sudah matang dalam perannya sebagai pengemban amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus sebagai Centre of Excellence dalam bidang sains dan teknologi tekstil.

Hal ini juga diperkuat dengan perkembangan pesat bidang fesyen yang telah menjadi komoditas pasar dengan permintaan yang luar biasa.

"Hal ini mendorong Kemenperin untuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas Politeknik STTT Bandung dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi, penelitian dan pengabdian masyarakat bidang TPT,” jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Dukung BPJPH, Industri...
Dukung BPJPH, Industri Tekstil Siap Penuhi Kewajiban Halal Oktober 2026
Industri Tekstil Kena...
Industri Tekstil Kena Efek Perang, Harga Bahan Baku Melonjak 40%
Industri Tekstil Kurang...
Industri Tekstil Kurang Happy dengan Tarif Ekspor 0% ke AS, Ini Alasannya
Business & Legal Outlook...
Business & Legal Outlook 2026 Soroti Strategi Bertahan dan Tumbuh di Tengah Tekanan Ekonomi
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Terima Kunjungan Siswa...
Terima Kunjungan Siswa SMK, TBIG Komitmen Lanjutkan Program Pendidikan Vokasi
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved