Dubes RI untuk UEA Bawa Kabar Baik, Abu Dhabi Siap Jadi Partner Investasi PPI

Sabtu, 24 April 2021 - 12:32 WIB
loading...
Dubes RI untuk UEA Bawa...
Kedutaan Besar RI untuk UEA sangat terbuka dan supportif untuk melakukan kerjasama perdagangan Internasional dengan PPI. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Duta besar RI untuk Uni Emirat Arab (UEA) , Husin Bagis melakukan kunjungan ke Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI pada Rabu minggu ini. Kunjungan tersebut disambut oleh Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati didampingi Direktur Keuangan, SDM, dan Umum PPI, Kindy Rinaldy Syahrir dan Direktur Operasi PPI, Eko Budianto.

Baca Juga: Jabar Juara! Ridwan Kamil Melepas Ekspor 20 Ton Teh ke Uni Emirat Arab

Pemerintah Indonesia telah memberikan perhatian khusus dalam membina dan memperkuat hubungan perdagangan dengan UEA. Kedutaan Besar RI untuk UEA sangat terbuka dan supportif untuk melakukan kerjasama perdagangan Internasional dengan PPI.

“Kami siap bersinergi untuk memasarkan produk-produk PPI yang memiliki harga kompetitif. Produk-produk PPI seperti minyak goreng, kopi dan consumer product lain potensial untuk dijual di supermarket di wilayah Uni Emirat Arab. Selain itu, untuk produk impor yang sudah memiliki market pasti dan kontinyu, Kedubes RI untuk UEA akan siap provide produk-produk tersebut,” terang Husin.

Sebagai kota perdagangan dan salah satu pusat logistik utama dunia, Dubai sangat strategis menjadi hub perdagangan yang besar. Dubai berperan sebagai agen untuk pengembangan jaringan mitra usaha dan perluasan pasar produk Indonesia ke Timur Tengah, Afrika maupun Eropa. PPI dapat memanfaatkan peran Dubai untuk peningkatan ekspor produk pertanian, kopi dan buah-buahan.

“Banyak opportunity untuk melakukan trade re-routing dengan memanfaatkan representative office. Dengan re-routing, alur barang ke Afrika sebetulnya bisa kita dapat melalui UEA,” tutur Kindy.

Disamping melakukan perdagangan internasional, PPI memiliki banyak asset dan lahan yang masih bisa dikembangkan. Abu Dhabi siap menjadi partner investasi terkait program-program pengembangan PPI.

“PPI memiliki berbagai jenis komoditi yang diperdagangkan salah satunya produk pestisida yang telah menguasai 37% pasar di Indonesia. Dari segi kualitas produk kami telah diterima di masyarakat lokal. Kami akan mendalami lebih lanjut bagaimana daya saing produk kami dan opportunity-nya di global market,” jelas Nina.

Representative Office PPI di Mesir

Peningkatan ekspor merupakan salah satu hal yang akan dicapai pada tahun 2021. Ekspor diharapkan dapat memperluas pangsa pasar PPI dengan memanfaatkan Representative Office yang telah dimiliki dan hubungan kerjasama dengan pemerintah maupun swasta.

Kerja sama perdagangan Internasional ini juga sebagai bentuk kontribusi PPI dalam mendukung program pemerintah untuk stabilisasi harga serta membantu para pelaku UKM dapat memasuki global market.

Baca Juga: Pejabat Israel Ungkap Mega Proyek Kereta Api di Uni Emirat Arab

Salah satu hal yang dilakukan dalam waktu dekat kemaren adalah partisipasi Supermarket Expo di Cairo Mesir. PPI berpartisipasi dalam agenda tersebut, dengan melalui fasilitas Atase Perdagangan Republik Indonesia untuk Cairo Mesir.

“Dalam rangkaian expo di Cairo tersebut, kami lakukan pertemuan dengan para calon buyer yang membuka peluang Kembali ekspansi pasar Mesir dan Afrika secara regular, serta deep dive kinerja dan strategi baru untuk peningkatan transaksi RO PPI di Mesir,” ujar Direktur Komerisal dan Pengembangan PPI, Andry Tanudjaja dalam kesempatan terpisah di Jakarta.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Rekomendasi
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved