Kerja Bukan untuk Dunia Belaka, CEO Ini Tuntut Karyawannya Bisa Mengaji dan Rutin Sholat Malam
Minggu, 25 April 2021 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Cara tersebut dilakukan agar para karyawannya dapat loyal dan kerja sama terus berjalan hingga bisa membantu bisnisnya sesukses saat ini. Cara yang dipilih tersebut terinspirasi dari sang ayah.
“Di dalam membentuk karakter dan jiwa karyawan itu harus menanamkan bahwa kamu bekerja ini bukan hanya untuk dunia saja, tetapi untuk akhirat juga. Fondasi dasar yang dibangun untuk para karyawan itu bukan knowledge-nya terlebih dahulu, tetapi mentalnya. Bahkan seluruh para karyawan Mayangkara Group dituntut untuk bisa mengaji dan rutin sholat malam. Cara tersebut dilakukan agar para karyawan sesuai dengan visi dan misi Mayangkara Group,” kata Agwan dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (25/4/2021).
Prinsip tersebut masih dipegang teguh oleh Agwan Mblitar karena ingin memastikan para karyawannya bahwa bekerja bukan hanya untuk hari ini saja dan diri sendiri, tetapi juga untuk masa depan dan memberi nafkah keluarga. Jadi harus dipastikan hasil tersebut dari sumber yang baik.
Sosok Agwan Mblitar juga jitu dalam melihat peluang sehingga bisnisnya bisa makin menggurita. Mayangkara berawal dari sebuah agen minyak tanah di Blitar sekitar tahun 1980-an. Perlahan tapi pasti, grup ini melebarkan sayap usahanya dengan merambah bisnis radio, distribusi LPG, SPBU dan juga kuliner. Dari seluruh bisnisnya itu, Agwan Mblitar mempekerjakan 1.500 hingga 2.000 karyawan.
Baca juga:Suara Hati Istri Awak KRI Nanggala 402
“Di dalam membentuk karakter dan jiwa karyawan itu harus menanamkan bahwa kamu bekerja ini bukan hanya untuk dunia saja, tetapi untuk akhirat juga. Fondasi dasar yang dibangun untuk para karyawan itu bukan knowledge-nya terlebih dahulu, tetapi mentalnya. Bahkan seluruh para karyawan Mayangkara Group dituntut untuk bisa mengaji dan rutin sholat malam. Cara tersebut dilakukan agar para karyawan sesuai dengan visi dan misi Mayangkara Group,” kata Agwan dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (25/4/2021).
Prinsip tersebut masih dipegang teguh oleh Agwan Mblitar karena ingin memastikan para karyawannya bahwa bekerja bukan hanya untuk hari ini saja dan diri sendiri, tetapi juga untuk masa depan dan memberi nafkah keluarga. Jadi harus dipastikan hasil tersebut dari sumber yang baik.
Sosok Agwan Mblitar juga jitu dalam melihat peluang sehingga bisnisnya bisa makin menggurita. Mayangkara berawal dari sebuah agen minyak tanah di Blitar sekitar tahun 1980-an. Perlahan tapi pasti, grup ini melebarkan sayap usahanya dengan merambah bisnis radio, distribusi LPG, SPBU dan juga kuliner. Dari seluruh bisnisnya itu, Agwan Mblitar mempekerjakan 1.500 hingga 2.000 karyawan.
Baca juga:Suara Hati Istri Awak KRI Nanggala 402
Lihat Juga :