Tak Ada Mudik Lebaran, Bisnis Penerbangan Terganggu
Minggu, 25 April 2021 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini berbeda dengan posisi pada awal pandemi covid-19 datang atau masuk ke Indonesia. Denon menjelaskan posisi penumpang pada Maret, April, Mei 2020 dari rata-rata 8 juta penumpang per bulan.
Kemudian pada Juni 2020, mendadak penumpang anjlok hingga menjadi hanya sekitar ratusan ribu saja. Kemudian bulan selanjutnya yakni Juli hingga November kembali naik menjadi 2 hingga 3 juta penumpang per bulan.
Baca juga: India Banjir Covid, RI-Australia Batasi Penerbangan
"Yang terdalam itu Maret-April 2020 karena dari 8 juta lebih penumpang menjadi sekitar juni itu sekitar ratusan ribu. Juli, Agustus, September, oktober, november 2-3 juta penumpang per bulan. Terdalam itu Maret-April-Mei-Juni," jelasnya.
Kemudian pada Juni 2020, mendadak penumpang anjlok hingga menjadi hanya sekitar ratusan ribu saja. Kemudian bulan selanjutnya yakni Juli hingga November kembali naik menjadi 2 hingga 3 juta penumpang per bulan.
Baca juga: India Banjir Covid, RI-Australia Batasi Penerbangan
"Yang terdalam itu Maret-April 2020 karena dari 8 juta lebih penumpang menjadi sekitar juni itu sekitar ratusan ribu. Juli, Agustus, September, oktober, november 2-3 juta penumpang per bulan. Terdalam itu Maret-April-Mei-Juni," jelasnya.
(ind)
Lihat Juga :