Pergerakan Orang Meningkat Tajam tapi Konsumsi Masih Lesu, Kok Bisa?

Selasa, 27 April 2021 - 17:01 WIB
loading...
Pergerakan Orang Meningkat...
Suasana mal di Jakarta. Foto/Dok SINDOphoto/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) cukup berpengaruh kepada aktivitas ekonomi. Hal tersebut terjadi karena adanya pembatasan pergerakan orang dan barang yang hendak masuk atau keluar provinsi, kabupaten, atau kota tertentu.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan, setelah terjadi pelonggaran PSBB sebagai contoh PSBB di DKI Jakarta, pergerakan orang di ruang terbuka kembali meningkat.

“Kita ambil benchmark-nya PSBB DKI, di bulan Juli tahun lalu ternyata pergerakan orang sebetulnya kembali meningkat. Kemudian, di empat bulan terakhir ini sudah mulai turun, tapi pergerakannya kembali meningkat. Artinya, pergerakan orang sebetulnya secara observasi keseharian sudah semakin mendekati kondisi normal,” katanya dalam acara CORE Media Discussion: Quarterly Review 2021 secara virtual, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Ngabuburit Tidak Pakai Masker, Belasan Pemotor di Bogor Dihukum Push Up Jelang Buka Puasa

Namun, Faisal menjelaskan, adanya peningkatan mobilitas atau pergerakan orang ini tidak linier dengan peningkatan sisi konsumsi rumah tangga. “Ternyata, mobilitas yang sudah cukup signifikan meningkat dengan dilonggarkannya PSBB, PPKM dan sebagainya, ini belum banyak mendorong konsumsi rumah tangga,” jelas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Belanja Akhir Pekan...
Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100.000 di Tokopedia
Dunia Semakin Tidak...
Dunia Semakin Tidak Aman, Belanja Militer Global Cetak Rekor Tembus Rp50.280 Triliun
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,7% di Kuartal II-2026, Purbaya Ungkap Tantangannya
Siasati Kenaikan Harga,...
Siasati Kenaikan Harga, Belanja Masyarakat Kini Lebih Hemat dan Selektif
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Ada Perang Diskon hingga...
Ada Perang Diskon hingga 80 Persen di Jakarta Premium Outlets, Hanya 10 Hari!
Festival Jakarta Great...
Festival Jakarta Great Sale 2026 Hadirkan Cerita Belanja Menuju 5 Abad Jakarta
Transformasi Belanja...
Transformasi Belanja Elektronik Kian Modern
Rekomendasi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved