Walah! Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam Makin Merajalela di Natuna

Kamis, 29 April 2021 - 18:30 WIB
loading...
Walah! Kapal Pencuri...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) mencatat banyaknya kapal pencuri ikan dari Vietnam di wilayah Natuna Utara. Kapal pencuri ikan itu bisa merugikan baik untuk masyarakat maupun negara. Peneliti IOJI, Imam Prakoso, memperkirakan kapal Vietnam akan semakin bertambah banyak di wilayah Natuna Utara.

Hal itu dikarenakan kecenderungan perilaku kapal-kapal ikan Vietnam yang terjadi sepanjang tahun. Maka itu, dia meminta kapal patroli Indonesia terus ditingkatkan kinerjanya. Sehingga kapal pencuri tersebut tidak semakin merajalela di laut Natuna Utara.

"Jadi dengan perbandingan 3 kapal patroli Indonesia yang berhasil menangkap 10 kapal ikan Vietnam selama Februari hingga April 2021, maka kehadiran kapal patroli Indonesia masih perlu ditingkatkan karena ratusan kapal Vietnam pelaku pencuri ikan di laut Natuna Utara selama periode tersebut tidak tersentuh," ujar dia dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Melihat Aksi Kapal Pengawas KKP Kejar Maling Ikan di Laut Natuna

Pihaknya juga menyarankan kapal Indonesia melakukan patroli intensif dan rutin di laut Natuna Utara. Patroli itu agar, bisa sampai ke batas terluar klaim ZEE Indonesia. Kemudian kata dia, Bakamla dan Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) sebagai simpul koordinasi antar instansi keamanan laut harus dimaksimalkan untuk sinergi menjaga atau patroli di laut Natuna Utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lolos dari Blokade AS,...
Lolos dari Blokade AS, Tanker Raksasa Pengangkut 2 Juta Barel Minyak Lanjut Berlayar ke Vietnam
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, Stok Minyak Kilang Terbesar Vietnam Kritis
Krisis Avtur Hantam...
Krisis Avtur Hantam Vietnam, Maskapai Pangkas Massal Jadwal Penerbangan
Top! Ekonomi Vietnam...
Top! Ekonomi Vietnam Meroket 8% di 2025, Tarif Trump Nggak Ngefek
Pecah Rekor, Investasi...
Pecah Rekor, Investasi China ke Vietnam Tembus Rp111 Triliun di Tengah Tekanan AS
Barat Waswas China Lirik...
Barat Waswas China Lirik Tambang Tungsten di Vietnam, Apa Sebabnya?
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Iran Bertekad Jadi Vietnam...
Iran Bertekad Jadi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Kalah Perang Secara Memalukan
Gubernur di Korsel Usul...
Gubernur di Korsel Usul Impor Wanita Vietnam untuk Atasi Krisis Populasi, Picu Kemarahan
Rekomendasi
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved