Ketika Industri Furniture Melihat 'Rumput Tetangga Lebih Hijau'
Jum'at, 30 April 2021 - 13:01 WIB
loading...
Foto/AdamErlangga/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pelaku industri furniture menilai insentif pembelian rumah telah memberikan dampak pada permintaan dalam negeri. Meski demikian, para pelaku usaha justru lebih optimistis melihat prospek pasar ekspor yang terus menunjukkan pertumbuhan sepanjang tahun ini.
Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur mengatakan, pasar ekspor saat ini memang jauh lebih menarik dibanding pasar domestik. Akan tetapi, kata dia, pasar domestik juga tidak bisa disepelekan karena banyak brand global yang masuk.
Baca juga:'Tsunami' Covid-19 di India, Ekspor RI ke Bollywood Jalan Terus
“Pasar domestik yang begitu besar karena berbagai brand dunia seperti IKEA masuk ke sini dan sudah ada berapa banyak. Kemudian berbagai brand lain termasuk rintisan di dalam negeri seperti Informa, lalu sebelumnya juga ada beberapa merek ternama,” katanya dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (30/4/2021).
Abdul menjelaskan, pada saat pandemi permintaan pasar akan mebel atau interior desain masih tetap ada. Diketahui, di tahun 2020 total impor Indonesia untuk mebel mendekati Rp10 triliun. Artinya, pasar domestik memang sangat besar.
Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur mengatakan, pasar ekspor saat ini memang jauh lebih menarik dibanding pasar domestik. Akan tetapi, kata dia, pasar domestik juga tidak bisa disepelekan karena banyak brand global yang masuk.
Baca juga:'Tsunami' Covid-19 di India, Ekspor RI ke Bollywood Jalan Terus
“Pasar domestik yang begitu besar karena berbagai brand dunia seperti IKEA masuk ke sini dan sudah ada berapa banyak. Kemudian berbagai brand lain termasuk rintisan di dalam negeri seperti Informa, lalu sebelumnya juga ada beberapa merek ternama,” katanya dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (30/4/2021).
Abdul menjelaskan, pada saat pandemi permintaan pasar akan mebel atau interior desain masih tetap ada. Diketahui, di tahun 2020 total impor Indonesia untuk mebel mendekati Rp10 triliun. Artinya, pasar domestik memang sangat besar.
Lihat Juga :