Selain Santunan, 8 Nakes Gugur Diberikan Kenaikan Pangkat

loading...
Selain Santunan, 8 Nakes Gugur Diberikan Kenaikan Pangkat
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa apa yang didapatkan oleh tenaga kesehatan (nakes) yang gugur bertugas dalam penanganan covid-19 merupakan hak. Dimana salah satu bagi PNS yang gugur dalam tugasnya adalah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

“Jadi PNS yang tewas adalah berhak mendapatkan kenaikan pangkat anumerta setingkat lebih tinggi,” katanya saat penyerahan santunan bagi nakes yang gugur menangani covid-19, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga: 8 Nakes Gugur Jalankan Tugas, Ahli Waris Diberikan Total Santunan Rp2,4 Miliar

Selain itu dia mengatakan bahwa santunan yang diberikan bukanlah sumbangan. Menurutnya ini merupakan hak keuangan bagi para nakes. “Saya sebutkan sekali lagi ini hak. Ini bukan sumbangan. Ini hak PNS yang tewas,” tegasnya.

Bagi para janda maupun duda dari para nakes tersebut berhak mendapatkan pensiun 72% dari dasar pensiun PNS yang tewas. Kemudian juga hak untuk mendapatkan santunan kematian kerja.“Yang ini tidak didapatkan jika meninggal biasa. Uang duka tewas, biaya pemakaman dan bantuan beasiswa. Besar masing-masing saya tidak mengetahui jumlahnya. Yang mengetahui nanti taspen yg menghitung,” ungkapnya.



Baca Juga: Resmi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%

Bima menegaskan bahwa nilai bantuan tersebut memang tidak sepadan dengan pengorbanan para nakes yang gugur. “Tapi nilai ini belum sepadan dengan pengorbanan para PNS yang telah menjalankan dharma baktinya sehingga meninggal dunia. Ini kami mohon melihat nilai itu jangan dibandingkan dengan pengorbanan suami atau istri dari bapak ibu sekalian karena memang tidak sepadan,” pungkasnya.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top