Busyet! Utang Pemerintah Prancis Melesat Lebih Rp37.000 Triliun

Jum'at, 07 Mei 2021 - 15:38 WIB
loading...
Busyet! Utang Pemerintah...
Ilustrasi. FOTO/Getty Image
A A A
JAKARTA - Imbas pandemi Covid-19 membuat hampir seluruh negara di dunia mengalami peningkatan utang. Salah satunya Prancis , mengalami lonjakan utang yang siginifkan meskipun tidak ada rencana untuk mengurangi dalam waktu dekat.

Baca Juga: Waspada! Akibat Suku Bunga Global Naik, Utang RI Meningkat Rp1.000 Triliun

Bahkan sejumlah ekonom di negara tersebut tidak mengkhawatirkan kondisi tersebut. Dilansir dari CNBC International Jumat (7/5/2021), rasio utang publik akan mencapai 117,8% di tahun ini dan turun tips sekitar116,3% di 2022 mendatang. Asumsi nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Prancis yang mencapai EUR2,2 triliun tahun lalu, maka nilai nominal utang tembus lebih dari Rp37.000 triliun. Goldman Sachs memproyeksikan utang Pemerintah Perancis tetap akan menumpuk hingga 2024.

"Perancis sebagai satu-satunya negara kawasan euro tidak mengalami penurunan signifikan dalam rasio utang terhadap PDB," kata Analis Bank Investasi setempat dalam sebuah catatan pada April 2021. "Kami memperkirakan utang Pemerintah Prancis sebesar 116% di 2024, turun hanya sedikit dari level tahun 2020. Sementara penurunan yang signifikan terjadi di Jerman dari 71% menjadi 68% dan Italia dari 156% menjadi 151%," kata dia.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Bakal Cair Lagi Habis Lebaran, Cek Jadwalnya

Prancis telah lama berada dengan tingkat utang yang tinggi dan pandemi secara alami memperburuk situasi. Sejarah utangnya yang panjang salah satu alasan mengapa para ekonom percaya tidak akan ada perbaikan besar-besaran di tahun-tahun mendatang. "Prancis belum mengalami penurunan utang yang konsisten dalam beberapa dekade," kata Wakil Presiden Moody’ Sarah Carlson. Data yang dikumpulkan oleh Dana Moneter Internasional menunjukkan utang Prancis tumbuh sejak 2010, ketika mencapai sekitar 85% di atas ambang batas yang disarankan UE yaitu di bawah 60% utang terhadap PDB.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Utang Pemerintah Tembus...
Utang Pemerintah Tembus Rp9.920 Triliun, Purbaya: Kita Paling Hati-hati di Dunia
Prancis Darurat BBM,...
Prancis Darurat BBM, 18% SPBU Lumpuh di Tengah Pembatasan Harga
Gelombang Kelangkaan...
Gelombang Kelangkaan BBM Hantam Prancis, 900 SPBU Kehabisan Stok
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Rekomendasi
Mesir Comeback, Mo Salah...
Mesir Comeback, Mo Salah Antar The Pharaohs Gulung Selandia Baru 3-1
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved