AirAsia Prediksi Penerbangan Jarak Pendek Pulih Kuartal III 2021

Rabu, 12 Mei 2021 - 22:00 WIB
loading...
AirAsia Prediksi Penerbangan...
Ilustrasi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - AirAsia Group memprediksi penerbangan jarak pendek domestik berbiaya rendah akan pulih pada kuartal III/2021. Sementara penerbangan internasional dapat mencapai level sebelum Covid-19 pada akhir 2022.

CEO AirAsia Group Tony Fernandes mengatakan, peningkatan implementasi dari paspor perjalanan digital dan paspor vaksin, diharapkan peningkatan perjalanan juga akan terjadi. "Dengan begitu perjalanan di tengah situasi ini menjadi lebih mudah dan aman," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/5/2021).

Baca Juga: Ini Dia Penampakan Tol Cipali H-1 Lebaran, Cek Lur!

Dia menuturkan, perusahaan telah menyiapkan strategi dan diversifikasi bisnis untuk mempercepat transformasi digital yang telah diupayakan bahkan sebelum Covid-19. Saat ini AirAsia memiliki dua bisnis utama, yakni maskapai dan digital. Bisnis logistik dan e-commerce digital juga akan menjadi tren di masa depan. "Perusahaan kami tidak menyia-nyiakan krisis ini. Ketika mengistirahatkan 245 pesawat, kami menyiapkan strategi dan diversifikasi bisnis kami untuk mempercepat transformasi digital kami," ungkapnya.

AirAsia memanfaatkan penurunan permintaan untuk terbang dalam beberapa waktu terakhir sebagai kesempatan untuk menyesuaikan struktur biaya dan melakukan pengendalian biaya, termasuk dengan menutup unit usaha, AirAsia Jepang serta mengurangi investasi di AirAsia India untuk lebih fokus pada ASEAN yang merupakan pasar utama AirAsia.

"Kami telah memiliki 17 produk perjalanan, gaya hidup dan fintek pada super app kami yang menawarkan nilai dan pilihan untuk makan, berbelanja, terbang, dan berbagai penawaran terbaik lainnya. Didukung oleh data dan teknologi yang kuat, sejumlah bisnis di luar maskapai kami telah membuahkan hasil dan saya percaya inovasi terbaru kami ini dapat menyalip pendapat maskapai kami di beberapa tahun ke depan," jelasnya.

Dia meyakini ketika situasi ini berlalu maka pilot dan awak siap untuk terbang kembali. Kegiatan operasional pun siap dengan berbagai inovasi yang memudahkan penumpang untuk kembali terbang secara aman dan terjangkau bersama AirAsia.

"Kami sudah memiliki versi paspor digital sendiri dengan Scan2Fly di mana para tamu dapat memindai dokumen perjalanan yang diperlukan dan memverifikasinya secara real time sebelum penumpang menuju ke bandara. Kami juga akan meluncurkan teknologi pengenalan wajah di bandara utama kami dalam beberapa bulan mendatang. AirAsia menyambut baik persetujuan dari paspor kesehatan digital yang diakui secara global, dan sistem kami dapat mengintegrasi sebagian besar dokumen perjalanan seperti paspor digital IATA yang saat ini sedang diuji," ungkapnya.

Baca Juga: Irak Siap Caplok 32,7% Saham ExxonMobil di West Qurna 1, Pertamina Gak Tertarik?

Di sisi pendanaan, AirAsia telah menyelesaikan dua tahap private placement senilai RM336 juta sebagai bagian dari rencana untuk menggalang dana sebesar RM2-2,5 juta. Pada bulan lalu, AirAsia Thailand mengumumkan restrukturisasi modal perusahaan senilai Bt5,9 juta. "Kami telah melalui berbagai krisis dan situasi ini tidak jauh berbeda. AirAsia akan bangkit dari pandemi ini dan menjadi lebih kuat. Kami percaya masa depan akan lebih baik," kata Tony
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
AS Bakal Batasi Penerbangan...
AS Bakal Batasi Penerbangan Internasional, Picu Kekacuan Jutaan Penumpang Global
Traveler Kini Makin...
Traveler Kini Makin Mudah Ubah Jadwal Penerbangan
Fenomena Gangguan Sinyal...
Fenomena Gangguan Sinyal GPS, DPR: Berpotensi Ancam Keselamatan Penerbangan Sipil
Lebaran 2026: Pola Perjalanan...
Lebaran 2026: Pola Perjalanan Masyarakat ASEAN Mulai Berubah
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved