Perusahaan Peralatan Medis AS Rilis Produk Swab untuk Pasar Indonesia

Sabtu, 15 Mei 2021 - 23:03 WIB
loading...
Perusahaan Peralatan...
Perusahaan peralatan kesehatan Amerika Serikat (AS) Abbott merilis produk swab antigen untuk pasar Indonesia. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah berlangsung setahun lebih. Berbagai upaya dilakukan untuk menghentikannya, salah satunya dengan 3T (tracing, testingdan treatment) yang sangat berguna untuk identifikasi awal Covid-19 , sehingga cepat cegah penyebarannya. Pemerintah telah menetapkan swab antigen sebagai salah satu metode testing yang dapat digunakan. Beberapa perusahaan telah memasok peralatan tes tersebut. Salah satunya perusahaan peralatan medis dan perawatan kesehatan asal Amerika Serikat (AS) Abbott mengeluarkan produk swab antigen terbaru yaitu Abbott Panbio Antigen Nasal.

“Abbott fokus untuk membawa serangkaian alat tes Covid-19 yang andal, cepat, akurat dan nyaman ke Indonesia secepat mungkin untuk membantu mengatasi pandemi ini,” ungkap Wakil Presiden Divisi Bisnis Diagnostik Cepat Abbott Asia Pasifik Sanjeev Johar dalam keterangan tertulisnya Sabtu (15/5/2021).

(Baca Juga : Kewajiban Pakai Masker Ciptakan Peluang Baru Bagi Industri Farmasi )

Menurut Sanjeev, Abbott Panbio antigen nasal penggunaannya cenderung mudah, untuk pengambilan sampel hanya sedalam 2 centimeterdari lubang hidung, sehingga meminimalkan reflex yang mengganggu seperti batuk dan bersin tanpa mengurangi keakuratan hasilnya. “Alat ini memiliki sensitivitas 98,1% dan spesifitas 99,8%,”klaimnya.

Alat yang kini tersedia di banyak point of care dapat digunakan tanpa laboratorium maupun alat instrumen tambahan lain dan mampu mengidentifikasi pasien yang tertular Covid-19 dalam waktu 15 menit sehingga diklaim cocok digunakan untuk pengujian dalam skala besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Obesitas Menopause Jadi...
Obesitas Menopause Jadi Pasar Baru, Wegovy Buktikan Efektivitas Klinis
Phytochemindo Reksa...
Phytochemindo Reksa Resmikan Pabrik Klapanunggal dan Luncurkan Buku Biografi Wim Kalona
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Pil Wegovy Novo Nordisk...
Pil Wegovy Novo Nordisk Pikat Pasar AS, Catat 18.000 Resep di Pekan Pertama
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
5 Jurusan ITERA Paling...
5 Jurusan ITERA Paling Diminati di SNBP 2026, Ribuan Peserta Pilih Farmasi!
Rekomendasi
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Berita Terkini
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Infografis
AS Gelontorkan Ribuan...
AS Gelontorkan Ribuan Triliun untuk Ukraina, Hasilnya Mengecewakan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved