Kolaborasi Bisnis Gojek-Tokopedia yang Lahirkan GoTo Jadi Momentum Penguatan UMKM

Selasa, 18 Mei 2021 - 16:59 WIB
loading...
Kolaborasi Bisnis Gojek-Tokopedia...
Masing-masing perusahaan punya kekuatan. Tokopedia punya platform UMKM dan bisa digitalisasi, dan Go-Jek kita tahu backbone dalam bentuk transportasi. Ini perpaduan strategis yang bisa punya nilai lebih dalam penguatan UMKM. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kolaborasi bisnis Gojek dan Tokopedia yang membentuk super ekosistem GoTo Group dinilai sangat strategis bagi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Proses digitalisasi yang menyertai ekosistem itu menjadi kebutuhan dan solusi bagi jutaan UMKM untuk semakin berdaya dan memperluas pasarnya.

“Masing-masing perusahaan punya kekuatan. Tokopedia punya platform UMKM dan bisa digitalisasi, dan Go-Jek kita tahu backbone dalam bentuk transportasi. Ini perpaduan strategis yang bisa punya nilai lebih dalam penguatan UMKM kita,” ucap CEO dan Founder Wahyoo, Peter Shearer Setiawan.

Baca Juga: Siapa Pemilik Mayoritas Bisnis GoTo?, Pengusaha: Jangan Memuluskan Aliran Uang ke Asing

Peter yang juga Pembina UMKM mengatakan kolaborasi Gojek-Tokopedia menjadi terobosan penting yang dapat mendukung program pemerintah memperluas basis pasar sekaligus kapasitas bisnis para UMKM. Apalagi pelaku usaha kecil ini merupakan pondasi utama perekonomian Indonsia dalam berbagai situasi. Termasuk krisis ekonomi akibat Pandemi COVID-19 saat ini.

"Sinergi dalam GoTo ini akan memberikan banyak kemudahan bagi UMKM, baik dari sisi experience dan juga sisi pricing menjadi lebih menarik. Kita tahu bahwa logistik dan distribusi suatu hal penting bagi UMKM,” ungkapnya.

Aspek strategis lainnya adalah masing-masing pihak dalam kolaborasi GoTo mempunyai kekuatan berbasis teknologi. Peter meyakini bahwa tim teknologi dari Gojek dan Tokopedia mempunyai kemampuan yang mumpuni untuk mempercepat pengembangan bisnis UMKM.

“Ini akan bisa menjadi langkah digitalisasi lebih menyeluruh secara end-to-end. Kita dukung lahirnya GoTo ini sebagai momentum kebangkitan UMKM fi era digital,” ujarnya.

Peter menambahkan, sebelum adanya GoTo, dua startup lokal itu sudah membentuk ekosistem yang solid dan besar. Tokopedia, misalnya, bukan sekadar layanan pasar online namun sudah ada kepemilikan di Bridestory dan Parentstory.

“Dilengkapi fasilitas dari Gojek di berbagai service seperti Go-Play, Go-Ride, Go-Foodnya. Saya rasa kolaborasi mereka mengisi satu sama lain. Harapan dari masyarkaat Indonesia dan khususnya UMKM adalah bisa akses aplikasinya 24 jam. Terlebih ada 100 juta active user di aplikasi mereka,” tambah Peter.

Dari aspek pembiayaan, hadirnya Gopay dalam super ekosistem GoTo juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi penguatan modal bagi para UMKM. Maklum selama ini banyak UMKM yang unbankable sehingga kesulitan mengakses modal.

"Kita berharap GoTo bisa menjadi bagian dari solusi pembiayan UMKM yang unbankable. Kita menunggu hasil kolaborasi GoTo untuk kemajuan UMKM dan ekonomi Indonesia," jelas Peter.

Baca Juga: GoTo Digadang-gadang Bakal Melantai di Bursa, Ini Kata BEI

Pembentukan Grup GoTo ini merupakan kolaborasi usaha terbesar di Indonesia, sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini.

GoTo menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global melalui penyediaan berbagai solusi untuk menjalani keseharian dengan motonya “go to” ecosystem for daily life.

Ekosistem Grup GoTo mewakili 2% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan akan semakin berkembang melayani 270 juta konsumen Indonesia, serta pasar negara berkembang lainnya di Asia Tenggara. Terdapat lebih dari dua juta mitra driver yang terdaftar per Desember 2020, serta sedikitnya 11 juta mitra usaha (merchant) per Desember 2020.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
DANA Indonesia Dorong...
DANA Indonesia Dorong Finalis SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 Tumbuhkan Bisnis Berkelanjutan
Rekomendasi
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved