Dorong Sektor Pariwisata, Wagub Sulut Apresiasi Business Matching Mister Aladin

Kamis, 20 Mei 2021 - 16:41 WIB
loading...
Dorong Sektor Pariwisata,...
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw. Foto/Dimas C
A A A
MANADO - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ( Pemprov Sulut ) mengapresiasi kegiatan business matching yang diselenggarakan Digital Travel Agent MNC, Mister Aladin dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Langkah kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata di Sulut.

"Ini sebagai suatu wujud komitmen kita bersama untuk membantu secara khusus Provinsi Sulawesi Utara dalam konteks kepariwisataan," kata Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw saat ditemui di kantornya, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga: Perluas Pasar Wisatawan, Pemprov Sulut Targetkan Pelaksaaan E-Tourism

Steven mengatakan, sebagai daerah yang masuk dalam kategori super prioritas Kawasan Ekonomi Khusus, Sulut diharapkan mampu mendongkrak pasar wisatawan yang lebih luas.

"Tapi saya yakin kedatangan teman-teman (Mister Aladin dan Kemenparekraf) tidak akan sia-sia. Output dan outcomenya akan beriringan. Kita lihat, kita rasakan dan kita ambil manfaatnya," ucap mantan ketua DPRD ini.

Kandouw mengatakan, tren pertumbuhan ekonomi wilayah Sulut cenderung positif selama masa pandemi Covid-19. Hal ini tak lepas dari berbagai faktor yang menunjang kekebalan ekonomi daerah seperti sektor pertanian, perikanan dan kehutanan.

"Maka Gubernur Olly Donlokambey men-drive sektor-sektor itu termasuk sektor ini kita cari link-nya, benang merahnya di sektor pariwisata yang selama ini terpuruk," jelasnya.

Adapun tiga sektor itu, lanjutnya saling beriringan membantu sektor pariwisata. "Pertama, tentunya pelaku kepariwisataan ini secara gampang cepat untuk merelokasi, selain itu mendivertifikasi usahanya, terutama sumber daya manusianya," katanya.

Kedua, karena banyaknya tren investasi dari luar masuk ke beberapa sektor usaha di Indonesia memudahkan para pekerja asing masuk dan harus diisolasi terlebih dahulu.

"Utama kesehatan, setelah dilihat oleh pemerintah pusat kita paling siap menjadi pintu kedatangan tenaga-tenaga profesional dari negara asing. Jadi untuk ke dareah lain semua harus dari Sulut. Dan dengan ini berkah para pelaku perhotelan mereka mendapatkan tamu isolasi selama lima hari. Hanya ada dua pintu gerbang Jakarta dan Manado. Dan ini sangat membantu kita," ucap lulusan Fisipol UI ini.

Baca Juga: Mister Aladin Gandeng Kemenparekraf Kembangkan Sektor Pariwisata Sulawesi Utara

Kandouw melanjutkan, kedatangan kunjungan domestik saat ini mulai meningkat lagi. Hal itu karena gencarnya promosi yang dilakuakan Kemenparekaf. "Di samping itu, kita menjadi terkenal karena komitmen kita melaksanakan protokol kesehatan," katanya.

Karena itu, kekinian, pihaknya tengah menargetkan pelaksanaan platform wisata digital atau electronic-Tourism (E-Tourism). Hal itu untuk mengikuti tren global dan inovasi dalam menggaet para wisatawan. "Jadi target Pemprov Sulut karena memang digital tourism ini mutlak, kalau kita tidak lakukan maka sangat-sangat tertinggal,” terangnya.

Karenanya, ia berpendapat, adanya digital travel agent Mister Aladin, merupakan sarana untuk membangun relasi ke pasar yang lebih luas. “Saya yakin Mister Aladin ini network-nya luas, skalanya besar akan sangat membantu stakeholder pariwisata kita di Sulut,” pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Jasaraharja Putera Dorong...
Jasaraharja Putera Dorong Penguatan Manajemen Risiko Pariwisata lewat FGD Pilot Project 2026
Siap-siap! Harga Tiket...
Siap-siap! Harga Tiket Pesawat, Kereta, hingga Kapal Lebih Murah Saat Nataru 2025/2026
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Kemudahan Pembayaran...
Kemudahan Pembayaran Kebutuhan Liburan dengan Cicilan 0%
Rekomendasi
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
RSCM Apresiasi Donor...
RSCM Apresiasi Donor Darah MNC Peduli, Bantu Penuhi Kebutuhan 100 Kantong Darah per Hari
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 10 Rabu: Hubungan Mila dan Jaka Semakin Memanas
Berita Terkini
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Infografis
Sektor Keuangan Akan...
Sektor Keuangan Akan jadi Sasaran Ancaman Siber di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved