Digebuk Xi Jinping, Penambang Kripto Ramai-ramai Cabut dari China

Senin, 24 Mei 2021 - 16:31 WIB
loading...
Digebuk Xi Jinping,...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
BEIJING - Penambang kripto HashCow dan BTC.TOP memutuskan menghentikan operasinya di China setelah Beijing mengintensifkan tindakan keras terhadap penambangan dan perdagangan mata uang digital itu di tengah pengawasan peraturan global yang meningkat.

Komite Dewan Negara yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Liu He mengumumkan tindakan keras tersebut pada Jumat malam, sebagai bagian dari upaya untuk menangkis risiko keuangan. Ini adalah pertama kalinya kabinet China menargetkan penambangan mata uang virtual, bisnis yang cukup besar di ekonomi terbesar kedua di dunia yang menurut beberapa perkiraan menyumbang sebanyak 70% dari pasokan kripto global.

Operator penambangan kripto Huobi pada hari Senin menangguhkan penambangan kripto dan beberapa layanan perdagangan untuk klien baru dari China daratan. Pihaknya akan fokus bisnisnya di luar negeri. BTC.TOP, kumpulan penambangan kripto, juga mengumumkan penangguhan bisnisnya di China dengan alasan risiko peraturan, sementara penambang kripto HashCow mengatakan akan berhenti membeli rig penambangan bitcoin baru.

Baca Juga: PNS Gak Update Data Terkini, Ini Risikonya

Penambang kripto menggunakan peralatan komputer atau rig yang semakin kuat dan dirancang khusus untuk memverifikasi transaksi koin virtual dalam proses yang menghasilkan mata uang kripto yang baru dibuat seperti bitcoin. "Penambangan Crypto menghabiskan banyak energi, yang bertentangan dengan tujuan netralitas karbon China," kata Chen Jiahe, kepala investasi kantor keluarga Novem Arcae Technologies yang berbasis di Beijing seperti dilansir dari Reuters, Senin (24/5/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Kapitalisasi Tokenisasi...
Kapitalisasi Tokenisasi Aset Tembus USD32,18 Miliar, PINTU Tambah 48 Pilihan Aset
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Setelah Trump, Presiden...
Setelah Trump, Presiden Putin Akan Berkunjung ke China, Ada Apa Gerangan?
Pemimpin Oposisi Taiwan...
Pemimpin Oposisi Taiwan Sowan ke Beijing, Presiden China Xi Jinping Sesumbar Kebangkitan Besar
Rekomendasi
IPB University Akan...
IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
Pengumuman Hasil Seleksi...
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dirilis, Cek Akun SSCASN!
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Samai Messi
Berita Terkini
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Dukung Sekolah Nyaman,...
Dukung Sekolah Nyaman, Pegadaian Praya Edukasi Siswa Siapkan Masa Depan Lewat Emas
Infografis
China Marah, AS Tak...
China Marah, AS Tak Mau Tarik Sistem Rudal Typhon dari Filipina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved