Klarifikasi Garuda Soal Pemberitaan Program Pensiun Dini Karyawan

Jum'at, 28 Mei 2021 - 11:18 WIB
loading...
Klarifikasi Garuda Soal...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk buka suara perihal kebijakan menawarkan pensiun dini kepada karyawannya dan memangkas jumlah armada pesawat yang dioperasikan saat ini.

Sikap responsif manajemen setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mengirimkan surat dengan nomor S-03584/BEI.PP2/05-2021 perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan Media Massa terkait kedua rencana tersebut.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, manajemen maskapai penerbangan pelat merah menyampaikan surat balasan yang berisikan sejumlah poin klarifikasi pemberitaan media.

Emiten dengan kode GIAA mencatat, pemberitaan berasal dari rekaman audio yang beredar di kalangan awak media. Padahal, segala informasi yang disebutkan dalam rekaman tersebut merupakan informasi yang diperuntukan bagi internal perusahaan dan tidak untuk disebarluaskan.

Baca juga: Diminta Pensiun Dini, Begini Tanggapan Karyawan Garuda Indonesia

Audio itu sendiri diambil saat diskusi internal manajemen dengan karyawan perihal program human capital (SDM), salah satunya penawaran pensiun dini kepada karyawan. Di mana, manajemen memberikan gambaran awal kepada karyawan seputar program pensiun dini.

"Dapat kami sampaikan bahwa rekaman audio yang beredar tersebut merupakan rekaman diskusi internal perseroan yang dilakukan manajemen bersama karyawan dalam kaitan penyampaian informasi mengenai program Human Capital yaitu penawaran pensiun dini kepada karyawan," demikian bunyi surat balasan Garuda Indonesia, dikutip Jumat (28/5/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Rekomendasi
Dituduh Untungkan Spanyol,...
Dituduh Untungkan Spanyol, Kenapa Wasit Ivan Barton Batalkan Tendangan Bebas Prancis?
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved