China-Indonesia Sepakati 5 Hal Ini dalam Dialog Tingkat Tinggi
Selasa, 08 Juni 2021 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Kedua negara juga akan mendukung upaya satu sama lain untuk mewujudkan pembangunan nasional masing-masing negara, bertanggung jawab terhadap perdamaian dan stabilitas regional, hingga bersama-sama menegakkan keadilan nasional dan internasional, serta hak dan kepentingan negara berkembang.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama dengan China, Luhut Sebut Hubungan yang Saling Menguntungkan
Kedua, memperdalam kerja sama pengadaan vaksin Covid-19 dan perawatan kesehatan. Kedua belah pihak akan terus memperdalam kerja sama di seluruh rantai industri, termasuk penelitian dan pengembangan vaksin, produksi dan distribusi, membantu Indonesia membangun pusat produksi vaksin regional.
Keduanya pun sepakat untuk mendukung pembebasan hak kekayaan intelektual untuk vaksin Covid-19, menganjurkan aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin yang lebih besar, menolak nasionalisme vaksin, mencegah kesenjangan vaksin, dan bekerja sama untuk mempromosikan distribusi vaksin yang adil dan wajar di seluruh dunia, melindungi hak hidup dan kesehatan orang-orang di negara berkembang.
Saling mendukung antar warga negara masing-masing untuk menginokulasikan vaksin di negara masing-masing dan terus meningkatkan kerja sama di bidang pengobatan tradisional, penelitian dan pengembangan obat, industri farmasi, dan bidang kesehatan lainnya.
Ketiga, bekerja sama untuk meningkatkan kerja sama di bawah Belt and Road Initiative (BRI). Kedua belah pihak akan lebih menyelaraskan BRI dan visi poros maritim global untuk memastikan penyelesaian kereta api cepat Jakarta-Bandung sesuai jadwal dan menetapkan tolok ukur untuk proyek tahap pertama yang dibangun bersama oleh kedua negara di bawah BRI.
Kedua belah pihak sepakat untuk bekerja untuk Koridor Ekonomi Komprehensif Regional dan melepaskan efektivitas kerja sama fase kedua di bawah BRI. Kedua belah pihak pun akan mempercepat pembangunan platform kerja sama baru "Dua negara, Taman Kembar", mengeksplorasi arah baru untuk kerja sama di kawasan industri hijau, dan menyediakan mesin baru untuk konstruksi bersama berkualitas tinggi dari BRI.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama dengan China, Luhut Sebut Hubungan yang Saling Menguntungkan
Kedua, memperdalam kerja sama pengadaan vaksin Covid-19 dan perawatan kesehatan. Kedua belah pihak akan terus memperdalam kerja sama di seluruh rantai industri, termasuk penelitian dan pengembangan vaksin, produksi dan distribusi, membantu Indonesia membangun pusat produksi vaksin regional.
Keduanya pun sepakat untuk mendukung pembebasan hak kekayaan intelektual untuk vaksin Covid-19, menganjurkan aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin yang lebih besar, menolak nasionalisme vaksin, mencegah kesenjangan vaksin, dan bekerja sama untuk mempromosikan distribusi vaksin yang adil dan wajar di seluruh dunia, melindungi hak hidup dan kesehatan orang-orang di negara berkembang.
Saling mendukung antar warga negara masing-masing untuk menginokulasikan vaksin di negara masing-masing dan terus meningkatkan kerja sama di bidang pengobatan tradisional, penelitian dan pengembangan obat, industri farmasi, dan bidang kesehatan lainnya.
Ketiga, bekerja sama untuk meningkatkan kerja sama di bawah Belt and Road Initiative (BRI). Kedua belah pihak akan lebih menyelaraskan BRI dan visi poros maritim global untuk memastikan penyelesaian kereta api cepat Jakarta-Bandung sesuai jadwal dan menetapkan tolok ukur untuk proyek tahap pertama yang dibangun bersama oleh kedua negara di bawah BRI.
Kedua belah pihak sepakat untuk bekerja untuk Koridor Ekonomi Komprehensif Regional dan melepaskan efektivitas kerja sama fase kedua di bawah BRI. Kedua belah pihak pun akan mempercepat pembangunan platform kerja sama baru "Dua negara, Taman Kembar", mengeksplorasi arah baru untuk kerja sama di kawasan industri hijau, dan menyediakan mesin baru untuk konstruksi bersama berkualitas tinggi dari BRI.
Lihat Juga :