Esri Indonesia Siapkan SDM untuk Kebutuhan Pasar Geospasial
Rabu, 09 Juni 2021 - 00:12 WIB
loading...
A
A
A
“Pada umumnya, pemanfaatan teknologi SIG di Indonesia banyak digunakan untuk mendukung kegiatan pertanahan dan tata ruang namun kini telah banyak dijadikan sebagai indikator utama di berbagai organisasi komersial serta berbagai industri seperti Architecture, Engineering, and Construction (AEC), perbankan, ritel dan perkebunan,” jelas Dr. Istamar dalam keterangannya, Selasa, (8/6/2021).
Sementara banyak khalayak yang sudah mengenal teknologi sistem navigasi satelit dan aplikasi pemetaan namun kemampuan berpikir secara spasial dan menganalisa juga diperlukan untuk membuka potensi data dan menciptakan solusi yang berarti dalam menjawab tantangan-tantangan di dunia nyata.
“Transformasi digital dan penerapan industri 4.0 akan membawa perubahan paradigma seperti cara bekerja, proses manufaktur, serta keterampilan sumber daya manusia yang dibutuhkan. Oleh sebab itu Esri secara konsisten akan mengambil berbagai langkah penting di dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil yang akan menjadi penggerak roda pertumbuhan ekonomi,” tambah Dr. Istamar.
Salah satu prakarsa tersebut adalah kerja sama antara Esri Indonesia dan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) mengadakan kompetisi bertemakan Modernisasi Sistem Peta Kadaster. Kompetisi ini diadakan untuk memperluas pengetahuan bisnis, kemampuan teknologi informasi dan kreatifitas peserta dengan menggunakan teknologi SIG.
Kepala Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Dr. Ir. Senthot Sudirman, M.S. menilai di era industri 4.0 ini, sumber daya manusia yang profesional dan bisa diandalkan jelas sangat dibutuhkan. Untuk itu sangatlah penting untuk memastikan para mahasiswa dilengkapi dengan keterampilan teknis dan profesionalisme yang tepat untuk ikut serta dalam mengembangkan ekonomi digital.
Sementara banyak khalayak yang sudah mengenal teknologi sistem navigasi satelit dan aplikasi pemetaan namun kemampuan berpikir secara spasial dan menganalisa juga diperlukan untuk membuka potensi data dan menciptakan solusi yang berarti dalam menjawab tantangan-tantangan di dunia nyata.
“Transformasi digital dan penerapan industri 4.0 akan membawa perubahan paradigma seperti cara bekerja, proses manufaktur, serta keterampilan sumber daya manusia yang dibutuhkan. Oleh sebab itu Esri secara konsisten akan mengambil berbagai langkah penting di dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil yang akan menjadi penggerak roda pertumbuhan ekonomi,” tambah Dr. Istamar.
Salah satu prakarsa tersebut adalah kerja sama antara Esri Indonesia dan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) mengadakan kompetisi bertemakan Modernisasi Sistem Peta Kadaster. Kompetisi ini diadakan untuk memperluas pengetahuan bisnis, kemampuan teknologi informasi dan kreatifitas peserta dengan menggunakan teknologi SIG.
Kepala Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Dr. Ir. Senthot Sudirman, M.S. menilai di era industri 4.0 ini, sumber daya manusia yang profesional dan bisa diandalkan jelas sangat dibutuhkan. Untuk itu sangatlah penting untuk memastikan para mahasiswa dilengkapi dengan keterampilan teknis dan profesionalisme yang tepat untuk ikut serta dalam mengembangkan ekonomi digital.
Lihat Juga :