Hati-hati! Sembako Kena Pajak, Kemiskinan Bakal Meningkat
Rabu, 09 Juni 2021 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
"Artinya sedikit saja harga pangan naik, jumlah penduduk miskin akan bertambah," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (9/6/2021).
Dia menambahkan pengawasan PPN pada bahan makanan pun relatif sulit dibanding barang retail lain. Selain itu biaya administrasi pemungutannya menjadi mahal karena sembako termasuk barang yang rantai pasokannya panjang serta berkaitan dengan sektor informal di pertanian.
Baca Juga: Waduh, Sembako Mau Dikenakan Pajak Oleh Pemerintah
"Lalu, ini juga kontraproduktif terhadap upaya untuk pemulihan ekonomi, karena kenaikan PPN dibarengi oleh rencana pencabutan subsidi lainnya (subsidi listrik, pengurangan bansos, dll)," tambahnya.
Di luar itu, Bhima mengatakan perluasan objek PPN ke sembako juga menimbulkan risiko maraknya barang ilegal. "Sebagai perbandingan kasus kenaikan cukai rokok tahun 2020 mengakibatkan peredaran rokok ilegal naik. Apalagi sembako, sulit mengendalikan pengawasan pajaknya," kata Bhima.
Dia menambahkan pengawasan PPN pada bahan makanan pun relatif sulit dibanding barang retail lain. Selain itu biaya administrasi pemungutannya menjadi mahal karena sembako termasuk barang yang rantai pasokannya panjang serta berkaitan dengan sektor informal di pertanian.
Baca Juga: Waduh, Sembako Mau Dikenakan Pajak Oleh Pemerintah
"Lalu, ini juga kontraproduktif terhadap upaya untuk pemulihan ekonomi, karena kenaikan PPN dibarengi oleh rencana pencabutan subsidi lainnya (subsidi listrik, pengurangan bansos, dll)," tambahnya.
Di luar itu, Bhima mengatakan perluasan objek PPN ke sembako juga menimbulkan risiko maraknya barang ilegal. "Sebagai perbandingan kasus kenaikan cukai rokok tahun 2020 mengakibatkan peredaran rokok ilegal naik. Apalagi sembako, sulit mengendalikan pengawasan pajaknya," kata Bhima.
(fai)
Lihat Juga :