Urusan Suntikan Dana Garuda Belum Kelar, Eh Asabri Butuh Modal Rp15 Triliun
Rabu, 09 Juni 2021 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
"Desember 2020 ekuitas negatif Rp13,1 triliun, alhamdulillah per 30 April itu minus Rp12 triliun, kenapa ini terjadi karena disebabkan ada dampak dari perbaikan suku bunga aktuaria. Jadi suku bunga pencadangan peserta ini ada perbaikan laba komprehensif di bulan ini Rp1,4 triliun, karena ada pergerakan dari suku bunga aktuaria," katanya.
Dari paparannya, penyesuaian suku bunga aktuaria yang efektif per April 2021 tersebut naik menjadi 7,48% dari posisi sebelumnya yakni 6,9%. Kenaikan pun berdampak signifikan pada penurunan cadangan.
Baca juga:Soal Wacana Duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2024, Begini Plus Minusnya
"Jadi Bapak Ibu sekalian, semakin suku bunga tinggi berarti pressure value-nya, dengan demikian biaya semakin rendah. Ini hitung-hitungan pencadangan dari yang kami cadangkan, jadi agak membaik diposisi April," katanya.
Meski demikian, Asabri masih membukukan ekuitas negatif, karena pada periode yang sama atau 31 April 2021 terjadi penurunan cadangan premi yang cukup besar.
Dari paparannya, penyesuaian suku bunga aktuaria yang efektif per April 2021 tersebut naik menjadi 7,48% dari posisi sebelumnya yakni 6,9%. Kenaikan pun berdampak signifikan pada penurunan cadangan.
Baca juga:Soal Wacana Duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2024, Begini Plus Minusnya
"Jadi Bapak Ibu sekalian, semakin suku bunga tinggi berarti pressure value-nya, dengan demikian biaya semakin rendah. Ini hitung-hitungan pencadangan dari yang kami cadangkan, jadi agak membaik diposisi April," katanya.
Meski demikian, Asabri masih membukukan ekuitas negatif, karena pada periode yang sama atau 31 April 2021 terjadi penurunan cadangan premi yang cukup besar.
(uka)
Lihat Juga :