Tanda Tangani Kontrak Rp900 Miliar, BEBS Siap Ngecor ke Ibu Kota Baru
Kamis, 10 Juni 2021 - 23:12 WIB
loading...
Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Untuk memperluas jangkauan usaha dan pemasaran , PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) menandatangani memorandum of understanding (MoU) Pengalihan Kontrak Kerjasama Pengelolaan Tambang Batu serta Kontrak Jual Beli Bahan Baku Material Alam senilai Rp900 miliar, Rabu kemarin (9/6) di Subang, Jawa Barat.
BEBS melakukan MoU Pengalihan Kontrak Kerjasama Pengelolaan Tambang Batu dengan PT Sumber Sentosa Adikarya (SSA) yang sebelumnya telah melakukan ikatan Perjanjian Kerjasama Operasional Pengelolaan Tambang bebatuan dengan CV Murind Persada. Lokasi tambang batu dan mesin crusher tersebut berada di Palu, Sulawesi Tengah.
Baca juga:Tenang! Pasar Surat Utang Kita Masih Tahan Gempuran Global
Untuk Kontrak Jual Beli Bahan Baku Material Alam dilakukan dengan PT Muara Badak Pratama. Penandatanganan tersebut meliputi penyediaan batu split di Kalimantan Timur dengan volume sebanyak 3.000.000 m3 (tiga juta meter kubik) atau rata-rata sebanyak 50.000 m3 setiap bulannya plus minus 20% selama kurun 5 tahun ke depan.
Direktur Utama BEBS Hasan Muldhani mengungkapkan bahwa ekspansi pasar ke Kalimantan Timur merupakan langkah yang bagus untuk perseroan. Pasalnya, Presiden Joko Widodo telah menetapkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur sehingga untuk mewujudkan rencana tersebut pemerintah perlu mempersiapkan pembangunan infrastruktur fisik.
BEBS melakukan MoU Pengalihan Kontrak Kerjasama Pengelolaan Tambang Batu dengan PT Sumber Sentosa Adikarya (SSA) yang sebelumnya telah melakukan ikatan Perjanjian Kerjasama Operasional Pengelolaan Tambang bebatuan dengan CV Murind Persada. Lokasi tambang batu dan mesin crusher tersebut berada di Palu, Sulawesi Tengah.
Baca juga:Tenang! Pasar Surat Utang Kita Masih Tahan Gempuran Global
Untuk Kontrak Jual Beli Bahan Baku Material Alam dilakukan dengan PT Muara Badak Pratama. Penandatanganan tersebut meliputi penyediaan batu split di Kalimantan Timur dengan volume sebanyak 3.000.000 m3 (tiga juta meter kubik) atau rata-rata sebanyak 50.000 m3 setiap bulannya plus minus 20% selama kurun 5 tahun ke depan.
Direktur Utama BEBS Hasan Muldhani mengungkapkan bahwa ekspansi pasar ke Kalimantan Timur merupakan langkah yang bagus untuk perseroan. Pasalnya, Presiden Joko Widodo telah menetapkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur sehingga untuk mewujudkan rencana tersebut pemerintah perlu mempersiapkan pembangunan infrastruktur fisik.
Lihat Juga :