Setelah Bali dan Lombok, Selanjutnya Sandiaga Rekomendasikan Work From Toba

loading...
Setelah Bali dan Lombok, Selanjutnya Sandiaga Rekomendasikan Work From Toba
Sandiaga mengaku terpukau dengan kesejukan dan keindahan Danau Toba. Menurutnya, lokasi tersebut layak dijadikan tempat untuk bekerja dari destinasi wisata. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah gencar menggarap program Work From Destination sebagai upaya pemulihan sektor pariwisata. Setelah Bali dan Lombok, Work From Toba bisa diterapkan dalam waktu dekat.

Hal itu seperti disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat melakukan kunjungan kerjanya ke Danau Toba . Di sela kunjungan kerja itu, Sandiaga menyempatkan diri berolahraga pagi mengelilingi salah satu sudut Pantai Parapat, Sumatera Utara.

Baca Juga: Ini lho Kantor Sandiaga Uno di Bali, Buktikan Program Work From Destination Bisa Berjalan

Ia mengaku terpukau dengan kesejukan dan keindahan Danau Toba. Menurutnya, lokasi tersebut layak dijadikan tempat untuk bekerja dari destinasi wisata.



"Pagi-pagi khas Parapat. Ini pantai pasirnya putih. Ada kincir angin. Airnya bersih. Pantainya pasir putih. Pemandangannya mantap keren banget," kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, Work From Toba juga bisa diterapkan dalam waktu dekat. Menurutnya hal tersebut tercermin dari kesiapan dan juga sarana prasarana yang ada di sekitar Danau Toba.

"Rekomen banget buat teman-teman yang ingin mencari lokasi destinasi work from Toba. Karena tadi malam dicoba, jaringan internetnya juga sangat oke di Parapat ini. Jadi work from Toba juga kita rekomendasi," tambah Sandiaga.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Capai 3 Juta Dosis, Sandiaga Uno Optimistis Target Pembukaan Pariwisata Bali Tercapai

Seperti diketahui, pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf meluncurkan program Work From Destination sebagai upaya memulihkan sektor pariwisata. Salah satu yang dikebut adalah penyiapan program Work From Bali yang bakal dilakukan dalam waktu dekat.

Program ini disambut baik oleh para pelaku pariwisata dan pemerintah daerah. Program ini dinilai efektif pacu kunjungan wisatawan ke destinasi wisata.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top